Breaking News:

Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi, Buddha Tzu Chi Sumbang Beras 5.000 Ton

Di tengah masyarakat kesusahan akibat efek pandemi corona, Buddha Tzu Chi hadir membantu dengan mengirim beras.

Editor: Mohamad Yusuf
Dok. Buddha Tzu Chi
Dalam upaya meringankan beban masyarakat terkait pandemi, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menyumbang beras sebanyak 5.000 ton untuk disebar ke seluruh Indonesia. Sumbangan beras sebanyak itu disebar melalui 34 kepolisian daerah.  

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dalam upaya meringankan beban masyarakat terkait pandemi, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menyumbang beras sebanyak 5.000 ton untuk disebar ke seluruh Indonesia.

Sumbangan beras sebanyak itu disebar melalui 34 kepolisian daerah. 

Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Billy Haryanto, pengusaha beras asal Sragen. 

Menurut Billy, Buddha Tzu Chi meminta beras kualitas premium.

Baca juga: Makodam Jaya Dibanjiri Karangan Bunga, Fadli Zon: Buang-buang Uang, Model Zaman Ahok

Baca juga: Ketika Wali Kota Tangerang Airin Rachmi Diany Menceritakan Soal Kehidupan dan Keluarganya 

Baca juga: Warga Dipungut Rp 20.000 saat Ambil Bansos Covid-19, Polisi Periksa Ketua RT di Muara Angke

"Pak Aguan minta beras yang bagus," kata Billy, Selasa, 24 November 2020. 

Billy mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Buddha Tzu Chi.

Menurut dia, di tengah masyarakat kesusahan akibat efek pandemi corona, Buddha Tzu Chi hadir membantu dengan mengirim beras.

"Saya kira kegiatan ini patut diapresiasi di tengah masyarakat yang kesusahan," ujar dia. 

Selain beras, Billy mengatakan, Buddha Tzu Chi juga akan memberi bantuan bahan pokok lain seperti minyak, gula, dan lain-lain.

Semua sumbangan, kata dia, akan disalurkan melalui Polda di 34 provinsi se-Indonesia.

"Semuanya melalui Polda," ujar Billy. 

Seperti diketahui, sejak pandemi Corona awal Maret lalu, sektor ekonomi terdampak. Bahkan pertumbuhan ekonomi hingga Oktober tecatat minus 2 persen.

Baca juga: Viral Setelah Diposting Anies, Segini Harga Buku Bagaimana Demokrasi Mati, dan Cara Membelinya

Baca juga: Ke Penyidik, Wagub DKI Akui Hadir Dalam Acara Maulid Nabi di Tebet, yang Turut Dihadiri Habib Rizieq

Baca juga: Habib Rizieq Tolak Swab Test, ini Reaksi Kapolda Metro Jaya

Anjloknya pertumbuhan ekonomi membuat berbagai sektor macet. 

Selama pandemi corona, Kementerian Keuangan memprediksi kemiskinan bakal melonjak sekitar 3,02-5,71 juta orang.

Selain itu pengangguran juga diprediksi meningkat sekitar 4,03-5,23 juta orang. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved