Breaking News:

Ketika Wali Kota Tangerang Airin Rachmi Diany Menceritakan Soal Kehidupan dan Keluarganya 

Airin menyebut harus pandai-pandai mengatur waktu. Terlebih dalam memilih sesuatu dalam skala prioritas.

Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Wali Kota Airin Rachmi Diany mengumbar canda saat beraudiensi dengan Redaksi Warta Kota di Kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Senin (23/11/2020). Airin saat menemui Pemimpin Redaksi Warta Kota Domu D Ambarita. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Wali Kota Tangerang, Airin Rachmi Diany bercerita mengenai seluk beluk kehidupannya. Mulai dari soal keluarga hingga segudang kesibukannya menjadi kepala pimpinan daerah.

"Walau pun sibuk, tapi alhamdulillah jadwal tidur saya normal. Syukurnya saya gampang kalau tidur. Intinya bukan berapa jam tidur, tapi kualitas tidurnya," ujar Airin saat dijumpai Warta Kota di Kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Senin (23/11/2020).

Ia pun menyebut harus pandai-pandai mengatur waktu. Terlebih dalam memilih sesuatu dalam skala prioritas.

"Saya Sabtu Minggu quality time dengan keluarga. Kecuali ada hal yang penting tugas kedinasan. Biasanya didelagasikan ke yang lain," ucapnya.

Baca juga: Kisah Wanita Berjuang Bangun Rumah di Tanah Mertua dari Nol, Malah Berakhir Diusir 

Baca juga: Viral Mobil Dinas Komisioner KPU NTB Parkir di Jalan hingga Dirikan Kanopi

Baca juga: Pernah Copot Kapolsek yang Tidur saat Rapat, ini Profil Irjen Fadil Imran Kapolda Metro yang Baru

Wali Kota Tangsel dua periode ini mengaku bersyukur telah dikaruniai dua orang anak. Anak lelaki dan perempuan. 

"Alhamdulillah dikaruniai anak yang soleh dan soleha. Mereka tanggung jawab sebagai anak berprestasi dan taat ibadah. Anak pertama baru lulus di ITB sedangkan yang kedua masih kelas 2 SMA," kata Airin.

Dirinya pun menikmati perannya saat ini menjadi wanita karir. Baginya menjadi kepala daerah adalah seni.

"Saya juga pernah jadi murni ibu rumah tangga. Tidak dibantu asisten, itu berat banget rasanya. Capek juga dalam waktu seminggu dua Minggu," ungkapnya.

Airin pun menyatakan kekagumannya terhadap ibunya. Sang ibu seorang ibu rumah tangga tapi bisa menamatkan program studi S2 walau pun usianya sudah senja.

"Saya terinpirasi ibu saya. Ibu saya usia 65 tahun baru lulus S2. Dulu karena sibuk urus anak, jadinya baru sekarang sempat menamatkan S2," tutur Airin. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved