Buronan Kejaksaan Agung

Dituduh Terima Uang dari Djoko Tjandra, Irjen Napoleon: Kita Tunggu Pembuktian Tommy Sumardi

Dituduh terima uang dari Djoko Tjandra, Irjen Napoleon sebut kita tunggu pembuktian dari Tommy Sumardi

TRIBUNNEWS/IGMAN IBRAHIM
Dituduh Terima Uang dari Djoko Tjandra, Irjen Napoleon: Kita Tunggu Pembuktian Tommy Sumardi. Tampak mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap penghapusan red notice Djoko Tjandra, di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (28/8/2020). 

Dituduh terima uang dari Djoko Tjandra, Irjen Napoleon sebut kita tunggu pembuktian dari Tommy Sumardi

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Napoleon Bonaparte menunggu pembuktian dari Tommy Sumardi atas tuduhan menerima uang dari Djoko Tjandra.

“Itu tuduhan rekayasa yang dibuat oleh Tommy Sumardi. Tugas dialah yang harus membuktikan apa itu benar.

"Mari kita lihat di pengadilan, apa buktinya,” kata Napoleon, dikutip dari cuplikan wawancara eksklusif dengan jurnalis KompasTV Aiman Witjaksono, Senin (23/11/2020).

Baca juga: UPDATE Covid-19 Kabupaten Bogor Minggu 22 November 2020: 39 Warga Jadi Pasien Baru, 18 Orang Sembuh

“Kita nanti bisa lihat keganjilan-keganjilan yang dia buat, termasuk fakta-fakta yang akan terungkap,” tutur dia.

Napoleon dan Tommy merupakan terdakwa dalam kasus dugaan korupsi terkait penghapusan red notice atas nama Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra.

Napoleon didakwa menerima uang sebesar 200.000 dollar Singapura dan 270.000 dollar Amerika Serikat atau Rp 6,1 miliar. Uang dari Djoko Tjandra tersebut diduga diberikan kepada Napoleon melalui Tommy.

Baca juga: Dikabarkan Jatuh Sakit, Rizieq Shihab Disebut akan Jalani Uji Swab Mandiri

Namun, ia mengaku tidak mengenal Tommy secara pribadi.

Ia pun mempertanyakan siapa orang yang mau mengorbankan diri sendiri untuk masuk penjara demi menjatuhkan dirinya.

Ia juga menduga ada dalang di balik hal-hal yang menimpanya. Napoleon merasa dikorbankan.

Baca juga: Kapolda Sebut Ada 1000 Alat Rapid Tes Disiapkan dan 500 Paket Sembako untuk Warga Petamburan

“Dari situ saja itu sudah tercium. Ia bukan orang yang dirugikan.

Pasti kan ada dalangnya. Ada kepentingan yang lebih besar daripada saya,” ungkap dia.

Napoleon menuturkan, segala keganjilan dalam kasusnya tersebut akan terungkap di persidangan.

Baca juga: HEBOH, Uang Puluhan Juta Rupiah Tercecer di Saluran Irigasi, Warga Berbondong-bondong Ikut Mencari

“Saya tidak pernah bilang ada yang diuntungkan. Itu publik mungkin lebih tahu.

"Pertanyaan bukan yang diuntungkan atau tidak diuntungkan. Tapi ada keganjilan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved