Aksi KKB Papua

Terungap Modus Baru KKB Papua Beli Senjata Api Ilegal Jaringan Filipina, Polisi Telusuri Pemasok

Polisi mengungkap adanya modus baru KKB Papua membeli senjata api ilegal dari Jaringan Filipina melalui kaki tangan pemasok.

Editor: Andy Pribadi
Facebook/TNPNB
Terungap Modus Baru KKB Papua Beli Senjata Api Ilegal Jaringan Filipina, Polisi Telusuri Pemasok: Foto ilustrasi anggota KKB Papua bersenjata tengah berkumpul. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polisi mengungkap adanya modus baru kelompok kriminal bersenjata atau KKB Papua membeli senjata api ilegal dari Jaringan Filipina melalui kaki tangan pemasok.

Karena itu polisi terus melakukan penelusuran dan menangkap para penjual senjata api ilegal demi mencegah pasokan ke kelompok KKB Papua.

Seperti Wartakotalive.com kutip dari laman Surya.co.id, kabar terbaru menyebutkan, Tim Khusus Polda Papua Barat dalam beberapa pekan terakhir menangkap tiga tersangka pelaku perdagangan senjata api ilegal yang dikirim dari Filipina.

Melansir dari Antara, tiga tersangka itu masing-masing berinisial RB, SM dan SK.

Dalam penangkapan ini, polisi mengamankan enam pucuk senjata api, 43 amunisi serta tiga buah magazen.

Barang bukti itu dikirim dari Manado ke Papua Barat melalui jalur transportasi laut.

Saat ini Polda Papua Barat sedang menelusuri kemungkinan adanya transaksi penjualan senjata api yang dilakukan jaringan Filipina tersebut kepada KKB Papua.

Pihak Kapolda Papua Barat Irjen Polisi Tornagogo Sihombing mengutarakan, satu dari tiga tersangka tersebut memiliki peran besar dalam kegiatan penyelundupan senjata api ke Papua Barat, yakni RB.

"Jadi Jaringan RB ini punya hubungan khusus dengan pelaku tindak kejahatan yang ada di Filipina.

Dari Filipina senjata masuk Indonesia melalui Manado, Sulawesi Utara," kata Tornagogo, Rabu (19/11/2020).

Baca juga: Diperiksa Lebih dari 12 Jam, Ketua Panitia Pernikahan Putri Habib Rizieq Dicecar 37 Pertanyaan

Selanjutnya, imbuh Tornagogo, dari Manado penyelundupan senjata api ke Papua Barat dilakukan melalui Sorong lalu ke Manokwari.

Diduga jaringan RB juga sudah masuk ke wilayah Papua melalui Kabupaten Nabire.

Halaman
1234
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved