Kenaikan Tarif Tol Jakarta-Cikampek Dinilai Tak Adil, PPMTI Minta Truk Diperbolehkan Masuk Tol Japek

Adanya rencana penerapan tarif terintegrasi Tol Jakarta-Cikampek atau Tol Layang dengan Tol Jakarta-Cikampek bawah bikin tarif truk naik.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Panji Baskhara
Istimewa
Ilustrasi Jalan Tol Jakarta Cikampek II Elevated atau Jalan Tol Layang dengan Jalan Tol Cikampek. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Adanya rencana penerapan tarif terintegrasi Tol Jakarta-Cikampek atau Tol Layang dengan Tol Jakarta-Cikampek bawah bikin tarif truk naik.

Terkait kenaikan tarif Tol Jakarta-Cikampek tersebut membuat Perkumpulan Perusahaan Multimoda Transport Indonesia (PPMTI) menilai jika kenaikan tarif truk tidak adil.

Sebab, truk harus pikul beban tanpa merasakan keutungannya dampak tarif terintegrasi Tol Jakarta-CIkampek tersebut.

"Dengan diberlakukan (kenaikan tarif) harusnya boleh naik Tol Japek. Kalau engga boleh naik masa harus mikul beban, tanpa kami mendapatkan nilai"

Baca juga: Rencana Kenaikan Tarif Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Sekjen PPMT Kyatmaja Lookman: Sangat Memberatkan

Baca juga: Tarif Tol Jakarta Cikampek Golongan Truk Naik Imbas Penerapan Tarif Terintegrasi Tol Japek Layang

Baca juga: Waduh, Tidak Hanya Patok Tarif Jalan Layang, Lajur Bawah Tol Jakarta Cikampek Juga Ikut Mahal

"Seperti itu engga boleh, yang boleh golongan satu, yang naik (tarif) ya golongan satu saja," katanya Sekretaris Jendral PPMTI, Kyatmaja Lookman, saat dihubungi, pada Selasa (17/11/2020).

Ia mengungkapkan jika hendak berlaku adil, seharusnya kendaraan truk diperbolehkan melintas di Jalan Layang Jakarta-Cikampek.

Apalagi, sebelum direncanakan dibangun Tol Layang Japek disebutkan mampu dilalui seluruh jenis golongan kendaraan.

"Ya kalau kami tidak boleh harusnya yang naik kendaraan golongan I saja, jangan dibebankan ke kami," tutur dia.

Kyatmaja menilai seharusnya pemerintah lebih sensitif dalam melihat kondisi dunia usaha tengah terdampak corona.

Selain itu juga, pemerintah harus sensitif dalam melakukan identifikasi permasalahannya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved