Senin, 4 Mei 2026

Virus Corona

Saran Penyintas untuk Pasien Covid-19: Sering-sering Tonton Video Lucu

Ia juga menyarankan para pasien Covid-19 terus yakin kondisinya akan lebih baik, mengonsumsi makanan sehat dan banyak minum air putih.

Tayang:
AFP PHOTO/CENTERS FOR DISEASE CONTROL AND PREVENTION/ALISSA ECKERT/HANDOUT
Ilustrasi COVID-19 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Roy Sembel, penyintas Covid-19, menyarankan pasien yang masih berjuang menghadapi Virus Corona, lebih sering menonton video-video lucu dan tersenyum.

Sebab, menurut profesor ekonomi di IPMI International Business School itu, dua hal tersebut banyak membantunya melewati masa sulit saat menderita Covid-19.

Ia juga menyarankan para pasien Covid-19 terus yakin kondisinya akan lebih baik, mengonsumsi makanan sehat dan banyak minum air putih.

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 Indonesia 31 Oktober 2020: Tambah 3.143, Pasien Positif Jadi 410.088 Orang

Serta, tetap produktif untuk mengisi waktu dan menghindari kebosanan selama diisolasi.

Hal itu diungkapkan Roy dalam acara Bincang-bincang Sabtu Pagi Penyintas Covid-19 yang digelar Lentera Talenta Indonesia secara virtual, Sabtu (31/10/2020).

"Baca cerita yang lucu-lucu, nonton video yang lucu, sambil bernyanyi gembira, punya mindset yang tetap gigih dan bertumbuh."

Baca juga: Begini Cara Unik Warga New York Dukung Tim Medis dan Pasien Covid-19, Dilakukan Setiap Pukul 7 Malam

"Sering-sering senyum, katanya sering senyum bisa meningkatkan daya tahan tubuh," kata Roy.

Sedangkan bagi mereka yang tak terpapar Covid-19, ia menyarankan agar masyarakat tetap mempraktikkan gaya hidup sehat.

Roy juga berpesan agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan dan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek 31 Oktober 2020: Hujan Awet Berlanjut Hingga Magrib

"Lesson learned-nya kalau kata dokter kan lebih baik mencegah daripada mengobati."

"Jadi mempraktikkan gaya hidup sehat."

"Selalu laksanakan protokol kesehatanmya, jangan lupa pakai masker, lakukan social physical distance, cuci tangan, menghindari kegiatan di luar yang tidak perlu," beber Roy.

Baca juga: Pejabat yang Jalan-jalan Saat Libur Panjang Jadi Contoh Tak Baik Bagi Masyarakat

Sejumlah gejala yang dialami Roy ketika positif Covid-19, antara lain demam dan batuk darah.

Ia pun baru diperbolehkan menjalani isolasi mandiri di apartemen anaknya pada 11 April 2020, dan baru dinyatakan negatif setelah uji usap pada 29 April.

Roy Sembel juga mengungkapkan ritual unik masyarakat New York, Amerika Serikat, dalam mendukung tim medis dan pasien Covid-19.

Baca juga: Menlu AS Mainkan Isu Komunis Saat Kunjungi Indonesia, Politikus PDIP: Ada Apa?

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved