Virus Corona Jabodetabek
Anies Baswedan: Pakai Masker Tanda Menghormati Orang Lain
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan masyarakat disiplin protokol kesehatan, di ruang publik maupun privat.
Bahkan idealnya, Nana mengimbau warga tetap di rumah saja berkumpul bersama keluarga.
"Imbauan ini untuk menekan pandemi Covid-19 dan mencegah penyebarannya."
Baca juga: Begini Tahapan Vaksinasi di Kota Depok, Ridwan Kamil Ajukan 300 Ribu Paket Vaksin Covid-19
"Sebab angka penularan Covid-19 di Jakarta masih tinggi, yakni rata-rata 1.000 per harinya," kata Nana, Jumat (23/10/2020).
Nana meminta jika terpaksa harus ke luar rumah atau ke luar Jakarta, warga menerapkan protokol kesehatan yang ketat agar tak terpapar Covid-19.
"Pekan ini akan ada libur panjang, saya selaku Wakil Satgas DKI tentunya mengimbau kepada warga dalam rangka libur panjang, jangan sampai terjadi penyebaran Covid-19 ini ke mana-mana."
Baca juga: Tebal Naskah UU Cipta Kerja Berubah Lagi Jadi 1.187 Halaman, Mensesneg Pastikan Substansinya Sama
"Khususnya warga DKI Jakarta, lebih baik tidak berlibur keluar Jakarta atau tetap di rumah saja,” tuturnya.
Nana memastikan Polda Metro Jaya bersama seluruh jajarannya akan terus berupaya menekan penyebaran Covid-19.
"Kami terus lakukan pembagian masker dan menyosialisasikan cuci tangan serta meminta warga untuk tetap menjaga jarak," katanya.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Rumah di Legok Tangerang, 5 Orang Meninggal Dunia
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga meminta warganya tak keluar kota saat libur panjang di akhir Oktober 2020.
Politikus Partai Gerindra ini mengaku khawatir, kepergian warganya keluar daerah untuk sekadar liburan, bisa memicu peningkatan kasus Covid-19, begitu mereka kembali ke Jakarta.
Hal itu dikatakan Ariza karena berkaca pada pengalaman kasus harian Covid-19 di Jakarta yang menembus rekor pertama kali pada Minggu (30/8/2020) lalu.
Baca juga: Sebut Moeldoko Jenderal Bermental Komprador, Warga Koja Mengaku Ingin Memperbaiki Bangsa
Saat itu, jumlah kasus baru Covid-19 dilaporkan menembus 1.114 orang.
Angka itu dipicu karena adanya warga Jakarta yang pergi liburan ke daerah lain saat libur panjang akhir pekan (long weekend), pada rentang waktu 16-22 Agustus 2020.
“Perlu kami sampaikan yang harus digarisbawahi juga khususnya warga Jakarta."
Baca juga: Chat di Handphone Saksi Kasus Jaksa Pinangki Diduga Dihapus, Dirdik Jampidsus: Baru Dengar Saya
"Kita mengalami dua kali peningkatan yang signifikan di bulan-bulan lalu."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/gubernur-dki-anies-baswedan-saat-diskusi-bersama-jajaran-pemkot-jakarta-selatan-1.jpg)