Wagub Minta Dinas Kesehatan DKI Mencari Akar Persoalan Terkait Aksi Unjuk Rasa Pekerja AGD
Ariza mengatakan, pihaknya telah meminta Dinas Kesehatan untuk mempelajari akar persoalannya.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Agus Himawan
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta sedang mempelajari tuntutan pekerja Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Mereka menuntut soal pembentukan serikat pekerja dan menolak adanya Pakta Integritas yang dibuat UP AGD Dinkes DKI.
“Semua keputusan yang diambil Pemprov atau dinas terkait tentu melalui proses berdasarkan prosedur ketentuan peraturan dan masukan-masukan yang ada,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI pada Jumat (23/10/2020).
“Kami menghormati, teman-teman AGD yang melakukan demonstrasi. Nanti kami akan memperlajarinya apa yang menjadi tuntutan mereka,” kata pria yang akrab disapa Ariza ini. Ariza mengatakan, pihaknya telah meminta Dinas Kesehatan untuk mempelajari akar persoalannya. Dia berjanji, akan mencari solusi terbaik dari polemik itu.
Baca juga: VIDEO Kebahagiaan Chelsea Olivia dan Glenn Alinskie Atas Kehadiran Anak Keduanya
Baca juga: Pernyataan Paus Fransiskus soal LGBT Tuai Respon Luas
“Tentu bila memungkinkan pertemuan, akan kami akomodir semua masukan secara persuasif dan direspon dengan baik,” jelas Ariza.
Seperti diketahui, sekitar 100 pekerja Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinas Kesehatan DKI Jakarta berunjuk rasa di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat pada Kamis (22/10/2020) pukul 10.00. Mereka meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk memperhatikan kinerja anak buahnya dalam memimpin Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tersebut.
Pantauan di lapangan, beberapa orang yang berunjuk rasa memakai perlengkapan alat pelindung diri (APD) seperti masker, baju hazmat, sarung tangan, face shield dan sebagainya. Mereka juga membentangkan beberapa spanduk dan poster yang berisi penolakan PHK bagi tenaga kesehatan, dan berikan mereka kebebasan berpendapat dan lainnya.
Baca juga: Riza Patria: Belum Ada Lonjakan Covid-19 Pasca Demo Undang-Undang Ciptaker
Baca juga: Penghentian Kompetisi Membuat Korwil The Jakmania Menteng Dalam Sepi Kegiatan
Salah satu pengurus Perkumpulan Pekerja AGD Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Abdul Adjis mengaku tengah bersiteru pimpinan BLUD AGD Dinas Kesehatan sejak akhir tahun 2019 lalu. Dia menjelaskan, perselisihan itu berawal ketika pimpinan BLUD hendak membubarkan perkumpulan mereka.
“Kami ini non PNS yang dijamin oleh UU untuk berkumpul dan berorganisasi. Jadi di awal tahun 2020 ini di bulan Februari mulai dibubarkan perkumpulan kami ini,” kata Adjis saat ditemui di lokasi pada Kamis (22/10/2020).
Legislator DKI bakal memanggil Dinas Kesehatan DKI Jakarta buntut kekisruhan yang terjadi dengan ratusan pekerja di Unit Pelayanan (UP) Ambulans Gawat Darurat (AGD). Bahkan ratusan pekerja AGD sampai berunjuk rasa di Gedung Balai Kota DKI pada Kamis (22/10/2020).
Sementara, Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria menyatakan, telah menyusun agenda pemanggilan Dinas Kesehatan DKI pada awal November 2020 mendatang. Dia menyebut, pemanggilan dinas tidak dapat dilakukan pada pekan depan atau akhir Oktober ini, karena dewan sedang fokus membahas anggaran pendapatan dan belanja daerah-perubahan (APBD-P) 2020.
Baca juga: Sebanyak 25 KK Korban Kebakaran Kalibaru Direlokasi ke Rusun Nagrak
Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Memanaskan Makanan Pakai Kompor Gas Versus Oven
“Kami sedang pelajari lagi dari Bu Kadis Kesehatan, apa yang terjadi. Jadi belum bisa berkomentar, karena kami juga akan panggil mereka,” kata Iman saat dikonfirmasi pada Jumat (23/10/2020).
Iman mengaku, beberapa waktu lalu pernah mendegar polemik yang terjadi antara ratusan pekerja AGD dengan UP AGD Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Namun Iman tak menduga, polemik itu berujung pada aksi unjuk rasa yang dilakukan pekerja AGD.
“Salah satu persoalannya karena pembentukan organisasi, sementara sesuai UU mereka itu bagian dari dinas sehingga tidak boleh membentuk serikat pekerja. Tapi nanti detailnya seperti apa akan kami cek kepada dinas terkait,” ujar Iman dari Fraksi Gerindra ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pekerja-agd-dinkes-dki-jakarta-demo.jpg)