Tabrakan KRL vs Argo Bromo Anggrek
Keluarga Korban Ungkap Perhatian KAI: Tak Sekadar Tugas, Tapi Hadir dengan Empati
Keluarga Korban Ungkap Perhatian KAI Tak Hanya Hadir Untuk Menjalankan Tugas, Namun Mereka Juga Hadir dengan Penuh Empati
WARTAKOTALIVECOM, Jakarta — Duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban dalam peristiwa tragis di Stasiun Bekasi Timur.
Namun di balik peristiwa tersebut, respons dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) justru menuai apresiasi luas, terutama dari pihak keluarga korban yang merasakan langsung kehadiran dan empati perusahaan.
Sejumlah kesaksian keluarga korban yang beredar di media sosial menggambarkan bagaimana pihak KAI tidak hanya hadir untuk menjalankan kewajiban administratif, tetapi juga memberikan dukungan emosional secara langsung.
Salah satu anggota keluarga korban mengungkapkan bahwa sejak hari pertama kejadian, pihak KAI terus mendampingi mereka.
“Pihak KAI bahkan yang paling lama bertamu, mengajak ngobrol. Tidak hanya sekadar menjalankan tugas untuk memberikan santunan, tapi benar-benar merangkul keluarga kami,” ujar salah satu keluarga korban.
Pengakuan senada juga disampaikan keluarga lainnya yang menilai kehadiran KAI terasa sangat manusiawi di tengah situasi duka.
Mereka bahkan mengaku sempat terharu melihat perhatian yang diberikan.
“Sejak kejadian hari Senin, kami tidak menyangka. Rasanya seperti satu Indonesia membela KAI, mereka berdiri di depan dan kami di belakangnya. Jujur, sampai gemetar dan merinding,” ungkapnya.
Respons empatik itu tidak hanya datang dari petugas lapangan, tetapi juga ditunjukkan langsung oleh jajaran pimpinan.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, diketahui mendatangi langsung rumah keluarga salah satu korban, almarhumah Nurlaela, di kawasan Cikarang Timur.
Dalam kunjungan tersebut, KAI bersama PT KAI Commuter Indonesia menyerahkan kompensasi kepada keluarga.
Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa santunan, tetapi juga dukungan pendidikan bagi anak almarhumah yang masih duduk di bangku kelas 6 sekolah dasar.
“Kami datang sebagai bentuk empati dan tanggung jawab. Kami ingin memastikan keluarga korban tidak merasa sendiri menghadapi situasi ini,” ujar Bobby dalam keterangannya kepada keluarga.
Almarhumah Nurlaela diketahui merupakan seorang guru pegawai negeri sipil di SDN 11 Pulogebang, Jakarta.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, terutama bagi keluarga dan anak yang ditinggalkan.
| Fakta Baru Terungkap, Sopir Taksi Baru 3 Hari Kerja dalam Tragedi Kereta di Bekasi |
|
|---|
| Kisah Haru Tim SAR Evakuasi Tragedi KRL Bekasi, Berpacu dengan Nyawa: "Tolong Pak, Kasih Tas Ini" |
|
|---|
| Sopir Taksi Listrik Green SM Ternyata Baru 2 Hari Bekerja saat Terjadi Kecelakaan Kereta di Bekasi |
|
|---|
| Tabrakan KRL Bekasi Timur Naik ke Penyidikan, Polisi Temukan Unsur Pidana, 16 Nyawa Jadi Taruhan |
|
|---|
| Usai Kecelakaan KRL VS KA Argo Bromo, Perlintasan Ampera Kini Dipasang Palang Besi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/dirut-kai-foto.jpg)