Pendidikan
Ini Para Juara Kompetisi Lawan Bullying dengan Komedi, Kolaborasi Allianz dan EDU Foundation
Kompetisi tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya remaja, terkait bullying dengan cara yang menyenangkan.
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Fred Mahatma TIS
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli bekerja sama dengan EDU Foundation menyelenggarakan Kompetisi Lawan Bullying dengan Komedi.
Kompetisi tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya remaja, terkait bullying dengan cara yang menyenangkan, serta meminimalisir perilaku bullying yang marak terjadi di kalangan remaja.
Sebagai pembukaan dari Kompetisi Lawan Bullying, Allianz telah sukses menggelar workshop dari kompetisi ini secara virtual pada Juli lalu.
Setelah melalui tahap seleksi dari ratusan remaja yang mendaftar, terpilih 12 peserta terbaik.
Baca juga: Allianz dan EDU Foundation Gelar Kompetisi Stand Up Comedy untuk Lawan Bullying, Ini Pendaftarannya
Baca juga: Premi Tak Sampai Rp 1.000 per Hari, Ini Asuransi Rawat Inap Allianz Life, Beli Semudah Pesan Makanan
Pembekalan
Kemudian 12 peserta ini diberikan pembekalan psikoedukasi dan pelatihan stand-up comedy dua bulan sebelum malam final Kompetisi Lawan Bullying dengan Komedi, yang dilakukan secara secara virtual, Sabtu 3 Oktober 2020 lalu.
Ketua Yayasan Allianz Peduli Ni Made Daryanti mengatakan, pembekalan psikoedukasi memiliki penekanan dalam penerapan komunikasi asertif sebagai salah satu upaya untuk mengungkapkan pendapat dengan cara yang tepat bagi siswa yang pernah terlibat dalam perilaku bullying.
“Kegiatan yang dipandu langsung oleh tim EDU Foundation ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta terkait pentingnya menerapkan gaya komunikasi asertif, seperti menulis, dalam kegiatan sehari-hari, khususnya untuk menghadapi bullying,” ujar Ni Made dalam keterangan tertulis, Senin (12/10/2020).
Baca juga: Oppo Reno4 F Dibanderol Rp 4,3 Juta, Ini Keunggulan, Spesifikasi Lengkap, dan Promo Selama Pre-order
Baca juga: Selain Bisa Hambat Virus Corona 99 Persen, Ini Keunggulan 4 Produk Sirkulasi Udara Panasonic Terbaru
Ampuh turunkan depresi
Menurut Executive Director EDU Foundation Zaky Zakaria, metode ini terbukti ampuh dalam menurunkan tingkat depresi pada korban dan menurunkan tingkat agresi pada pelaku, sehingga dapat menyasar dan digunakan oleh kedua belah pihak.
"Metode menulis asertif dibuat sedemikian rupa sehingga lebih menarik karena dituangkan dalam materi stand-up comedy. Pada prosesnya peserta lebih semangat dan senang menulis,” kata Zaky.
Ia juga berharap, melalui komedi, kampanye bullying ini lebih menyenangkan dan tidak terkesan menggurui.
Baca juga: Kabar Gembira, Selain Sayembara Keluarga Xiaomi, Redmi Note 9 Pro Turun Harga, Ini Perbedaan Note 9
Baca juga: Diskon Pertamax Rp 250 per Liter hingga Akhir Oktober 2020 dari Pertamina, Begini Caranya
Mentoring
Sedangkan untuk pelatihan stand-up comedy, para peserta dilatih langsung oleh para komika ternama Indonesia, di antaranya Mo Sidik, Ghilbas, dan David Nurbianto.
Dalam pelatihan ini seluruh mentor membuka pertemuan pertama mentoring dengan sesi perkenalan guna mengenal latar belakang setiap peserta agar keresahan yang mereka miliki murni memang keresahan yang dialami.
Menurut Mo Sidik, penerimaan diri, berdamai dengan keadaan, masa lalu, dan lain sebagainya menjadi hal yang ditekankan sebelum menyusun naskah stand-up comedy.
Baca juga: Rilis, Tak Cuma Berbodi Tipis, Oppo Reno4 F Punya 6 Kamera AI dan Fitur Air Gesture, Ini Harganya
Baca juga: UPDATE Bocoran Lengkap Apple iPhone 12, dari Spesifikasi, Harga, Pre-order, hingga Tanggal Penjualan
“Pada dasarnya stand-up comedy berawal dari keresahan yang dimiliki oleh komika itu sendiri, sehingga materi-materi stand-up comedy cenderung tidak berdasar pada cerita yang lucu malah mungkin cenderung menyedihkan," tuturnya.
"Tapi saat komika sudah berdamai dengan diri lalu dapat menyampaikan dan menuangkan keresahan yang dimiliki dalam materi stand-up comedy yang menarik, itu berarti komika sudah mampu menguasai diri akan keresahan tersebut,” tambah Mo Sidik.