Breaking News:

Novel

Seniman IB Shakuntala Tuliskan Kisah Terpendam Tragedi Bom Bali I Dalam Novel 'Mengejar Angin Pusar'

Novel Mengejar Angin Pusar diluncurkan IB Shakuntala, Senin (12/10/2020), tepat pada peringatan 18 tahun tragedi Bom Bali I.

istimewa
Seniman forensik IB Shakuntala menuliskan kisah yang belum terungkap tragedi Bom Bali I dalam novel Mengejar Angin Pusar. Novel tersebut diluncurkan IB Shakuntala di Kabar Baik Eatery, Sleman, Yogyakarta, pada Senin (12/10/2020), tepat pada peringatan 18 tahun tragedi bom Bali I. 

Tidak tanggung-tanggung, novel ini ditempatkannya dengan latar belakang peristiwa yang mendunia: Bom Bali I.

"Membaca novel ini Anda akan memahami mengapa tragedi itu terungkap dalam waktu yang relatif singkat," ujar IB Shakuntala.

Seniman forensik IB Shakuntala menuliskan kisah yang belum terungkap tragedi Bom Bali I dalam novel Mengejar Angin Pusar. Novel tersebut diluncurkan IB Shakuntala di Kabar Baik Eatery, Sleman, Yogyakarta, pada Senin (12/10/2020), tepat pada peringatan 18 tahun tragedi bom Bali I.
Seniman forensik IB Shakuntala menuliskan kisah yang belum terungkap tragedi Bom Bali I dalam novel Mengejar Angin Pusar. Novel tersebut diluncurkan IB Shakuntala di Kabar Baik Eatery, Sleman, Yogyakarta, pada Senin (12/10/2020), tepat pada peringatan 18 tahun tragedi bom Bali I. (istimewa)

"Karena yang kelihatan dan tidak kelihatan, semua terhubung," lanjutnya.

Menurut IB Shakuntala, tragedi itu terungkap lewat tuntunan, melalui misteri-misteri kebetulan yang terbentuk oleh pesan tersembunyi melalui tanda-tanda alam, interaksi antar manusia, dan campur tangan dewata.

Dalam novel Mengejar Angin Pusar itu, IB Shakuntala menuliskan sebuah kisah yang terpendam hampir 2 dasawarsa yang luput dari liputan media massa manapun.

Tere Liye Trending Topic, Maka Kutipan-kutipan Dalam Novelnya yang Muncul, Simak Sebagian Kutipannya

Menang Lomba Penulisan Novel Kwikku.com, Cerita Sriti Wani Karya Alim Bakhtiar Dihadiahi Rp 200 Juta

Novel Mengejar Angin Pusar diluncurkan IB Shakuntala di Kabar Baik Eatery, Sleman, Yogyakarta, pada Senin (12/10/2020), tepat pada peringatan 18 tahun tragedi bom Bali I.

Penulis buku kawakan dan Coach Writer AA Kunto A mengatakan, membaca novel Mengejar Angin Pusar akan menghembuskan Anda laksana turut serta dalam proses investigasi Bom Bali I.

Membaca novel Mengejar Angin Pusar, lanjut AA Kunto A, sekaligus berwisata secara spiritual di Pulau Dewata.

Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved