Berita Tangerang
Gubernur Wahidin Halim Minta Aksi Vandalisme dan Perusakan Al-quran Tidak Dibesar-besarkan
Wahidin menuturkan dampak yang diterima sang pelaku dari medsos itu berimbas akan kejiwaannya.
WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Gubernur Provinsi Banten, Wahidin Halim menanggapi aksi vandalisme dan perusakan kitab suci yang terjadi di Mushola Darusalam, Perum Villa Tangerang Elok RT 05 / RW 08, Kelurahan Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
Menurutnya peristiwa vandalisme tersebut tak perlu dibesar-besarkan.
Pasalnya, pelaku yang diketahui bernama Satrio (18) itu hanya terkontaminasi efek dari media sosial (medsos).
"Ya, itu jangan dibesar-besarkan lah, itu ternyata mereka atau anak yang terpengaruh oleh medsos. Jadi semacam ada kebencian pribadi dia," kata Wahidin di Balai Kota Tangsel, Ciputat, Kamis (1/10/2020).
• Pernah Tersangkut Kasus Pembunuhan, Ini Alasan Aktris Lidya Pratiwi Ganti Nama Menjadi Maria Eleanor
Wahidin menuturkan dampak yang diterima sang pelaku dari medsos itu berimbas akan kejiwaannya.
Sebab, pada informasi yang kerap didapatnya itu menyebabkan sang pelaku berani berbuat hal yang merugikan banyak pihak.
"Sebenarnya stres karena banyak pengaruh bacaan. Saya kira itu bukan sesuatu yang saya khawatirkan," pungkasnya
• Sule Dikabarkan Sudah Melamar Nathalie Holscher, Begini Penjelasan Putri Delina
Penjelasan bupati dan kapolres
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ari Syam Indardi gelar jumpa pers terkait aksi vandalisme.
Seperti diketahui aksi jumpa pers terjadi di Mushola Darusalam, Perumahan Villa Tangerang Elok, Kelurahan Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
• Punya Hobi Bercocok Tanam saat Pandemi? Pemprov DKI Bagikan Bibit Gratis, ini Cara Dapatkannya
• Kisah Pelarian Novi Selama 7 Tahun Setelah Merampok Emas Rp 9 miliar, kini Mendekam di Penjara
Zaki menjelaskan dirinya memberikan apresiasi kepada Polsek Pasar Kemis dan Polresta Tangerang yang dengan cepat dapat mengungkap pelakunya.
"Saya atas nama Pemkab Tangerang menyerahkan proses ini kepada Polresta Tangerang yang sudah bekerja keras untuk mengatasi aksi vandalisme tersebut," ucap Zaki di Mapolresta Tangerang, Rabu (30/9/2020).
Bupati juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.
Dengan cara meningkatkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) di tingkat RT/RW untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
• Begini Pengakuan Nyeleneh Pelaku Vandalisme dan Perusak Al-quran di Musala Darussalam Tangerang
"Apabila ditemukan hal-hal atau kegiatan mayarakat yang mencurigakan segera melaporkannya kepada aparat hukum agar bisa di tindaklanjuti supaya tidak terjadi main hakim sendiri," ujarnya.
Zaki berharap semoga dengan kejadian ini membuka dan memberikan pengalaman bagi masyarakat untuk lebih banyak lagi pembinaaan kepada anak muda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/warga-dan-babinsa-saat-menyaksikan-aksi-vandalisme300920201.jpg)