Breaking News:

Kisah Pelarian Novi Selama 7 Tahun Setelah Merampok Emas Rp 9 miliar, kini Mendekam di Penjara

Pelarian Novi Wijaya akhirnya terhenti, saat Tim Opsanal Polresta Jambi meringkusnya di kawasan Kota Solok, Sumatera Barat, pada Rabu (12/8/2020) lalu

The Tribune
Ilustrasi perampokan motor 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Selama 7 tahun Novi Wijaya (41), pelaku perampokan emas 20 kg senilai Rp 9 miliar melarikan diri dari kejaran polisi.

Namun, kini setelah buron bertahun-tahun, Novi akhirnya mendekam di balik jeruji.

Kapolresta Jambi Kombes Pol Dover Christian mengungkapkan, tersangka Novi merupakan satu dari enam perampok Toko Emas Apollo, yang berada di kawasan Pasar Jambi, Kota Jambi, 2013 silam.

 Proses Aborsi di Klinik Ilegal di Cempaka Putih ini hanya Memakan Waktu 5 Menit

 Sidak Lapas Napi Narkoba yang Kabur, tidak Ditemukan Tanah Bekas Galian, DPR : Tidak Masuk Akal

"Sejak 2013 kita mengejar tersangka ini. Dan dia pelaku terakhir yang kita amankan dari total 6 tersangka," kata Dover, Senin (28/9/2020) pagi dilansir dari Tribunnews.

Pelarian Novi Wijaya akhirnya terhenti, saat Tim Opsanal Polresta Jambi meringkusnya di kawasan Kota Solok, Sumatera Barat, pada Rabu (12/8/2020) lalu.

Tanpa perlawanan berarti, dia langsung digiring ke Mapolresta Jambi.

Baca: Pelaku Perampokan di Tanjab Barat Diringkus Polisi Usai Diantar Temannya Berobat ke RS

Kepada petugas, Wijaya mengaku mendapat jatah Rp 800 juta, dari total emas yang dirampok.

Sebelumnya, 6 orang komplotan perampok toko emas beraksi di kawasan Jalan Wahidin No 37, Pasar, Jambi (11/11/2013) lalu.

 Viral Video Seorang Anak Mengigau, Lantunkan Al Quran Juz 29 saat di Rumah Sakit karena Sakit Keras

 Sempat Ditunda Akibat Covid-19, Pelaksanaan Piala AFF Digelar Tahun 2021

Emas seberat 20 kg senilai Rp 9 miliar raib dibawa pelaku.

Untuk memasuki toko emas, pelaku masuk melalui pintu belakang toko, dan merusak brankas toko.

Peristiwa perampokan ini terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera wilayah Terbanggi Ilir, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah, pada Rabu (16/9/2020) lalu. (Tribunlampung.co.id)
"Pelaku merusak brankas, dan mengambil seluruh emas yang ada di dalamnya," tambah Dover.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Wijaya bersama pelaku lainnya yakni, Adi, Diki, Saidi, Aman Atung dijerta dengan pasal 363 KUHPidana.

Sedangkan tersangka atas nama Akraldinata telah meninggal dunia.

Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Buron Selama Tujuh Tahun, Perampok Emas Senilai Rp 9 Miliar Diringkus Polresta Jambi di Solok

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pelaku Perampokan Emas Senilai Rp 9 Miliar di Jambi Diringkus Setelah 7 Tahun Buron

Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved