Virus Corona
Doni Monardo Bilang Pilkada Bukan Penyebab Meningkatnya Kasus Covid-19, Ini Buktinya
Berdasarkan data Satgas Covid-19, jumlah daerah rawan penyebaran Covid-19 (zona merah) justru menurun di wilayah yang menggelar pilkada.
WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, meningkatnya penyebaran SARS-CoV-2 di daerah bukan karena faktor adanya Pilkada Serentak 2020.
Penanganan penyebaran Covid-19, katanya, bergantung pada komitmen setiap daerah.
"Jadi pengalaman kita dalam beberapa minggu terakhir, sebenarnya bukan ada tidak ada pilkada."
• Begini Cara Napi Asal Cina Kabur dari Lapas Tangerang, Gali Lubang Tiap Pukul 22.00 Hingga 05.00
"Tetapi komitmen seluruh komponen yang ada di daerah untuk sama-sama mengendalikan Covid-19," katanya dalam acara Kick Off Sosialisasi Strategi Perubahan Perilaku Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 bersama BKKBN, Jumat (2/10/2020).
Bagaimana tidak? Berdasarkan data Satgas Covid-19, jumlah daerah rawan penyebaran Covid-19 (zona merah) justru menurun di wilayah yang menggelar pilkada.
Sementara, jumlah daerah rawan (zona merah) penyebaran Covid-19 meningkat di wilayah-wilayah yang tidak menggelar pilkada.
• Cai Changpan Sempat Ajak Kabur Rekan Satu Selnya, Lawa Bawa Handphone Temannya dan Kabur ke Hutan
"Daerah yang tidak ada pilkada tetapi kasusnya meningkat seperti halnya Aceh dan Jakarta," tutur Doni.
Berdasarkan data per 6 September 2020, terdapat penurunan jumlah zona merah kabupaten atau kota yang tidak menggelar pilkada, dari 45 kabupaten kota menjadi 29 kabupaten/kota.
"Sementara untuk yang non pilkada, zona merahnya naik dari 25 kabupaten/kota menjadi 33," ungkapnya.
• Segmen Pemilih Sudah Dikuasai PKS, Partai Ummat Amien Rais Diprediksi Layu Sebelum Berkembang
Menurut Doni, perantara Covid-19 adalah manusia.
Oleh karena itu, tidak ada cara lain lagi untuk mengurangi risiko terpapar virus tersebut.
Yakni, disiplin menerapkan protokol kesehatan, mulai dari memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.
• 6 Pegawai Diskominfo Kabupaten Bogor Reaktif Covid-19, Kantor Langsung Disterilisasi
Adapun kondisi penyebaran Covid-19 di 309 kabupaten.kota yang menggelar pilkada antara lain:
- Jumlah kabupaten/kota yang statusnya zona merah atau berisiko tinggi, penularan Covid-19 berkurang dari 45 menjadi 29 kabupaten kota.
- Jumlah kabupaten/kota yang statusnya zona oranye atau berisiko sedang, penularan Covid-19 bertambah dari 152 menjadi 190.
• 20 Warga Kabupaten Bogor Jadi Pasien Baru Covid-19 per 1 Oktober 2020, Ada Bayi Umur 5 Bulan
- Jumlah kabupaten/kota yang statusnya zona kuning atau berisiko biasa, penularan Covid-19 berkurang dari 72 menjadi 67.
- Jumlah kabupaten/kota yang statusnya zona hujau atau tidak terdampak, penularan Covid-19 berkurang dari 40 menjadi 23.
Sementara kondisi penyebaran Covid-19 di 205 kabupaten/kota yang tidak menggelar pilkada antara lain:
• Ini Tiga Jenis Masker Kain SNI, Minimal Dua Lapis
- Jumlah kabupaten/kota yang statusnya zona merah atau beresiko tinggi, penularan Covid-19 bertambah dari 25 menjadi 33 kabupaten/kota.
- Jumlah kabupaten/kota yang statusnya zona oranye atau beresiko sedang penularan Covid-19 jumlah fluktuatif namun cenderung konstan.
Jumlah kabupaten/kota yang statusnya zona kuning atau berisiko biasa, penularan Covid-19 bertambah dari 42 menjadi 45.
• CS yang Diduga Punya Rekening Gendut Bernama Joko Prihatin, Kejagung Bantah Dampingi Pemeriksaan
- Jumlah kabupaten/kota yang statusnya zona hujau atau tidak terdampak, penularan Covid-19 berkurang dari 23 menjadi 12.
Berikut ini daftar 62 kabupaten/kota zona merah, dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id, Rabu (30/9/2020) :
SUMATERA UTARA
1. KOTA GUNUNGSITOLI
2. TAPANULI TENGAH
3. KOTA SIBOLGA
4. LABUHANBATU UTARA
5. KOTA BINJAI
6. LANGKAT
SUMATERA BARAT
7. KOTA PADANG
8. SOLOK
9. AGAM
10. PESISIR SELATAN
11. SIJUNJUNG
12. KOTA PAYAKUMBUH
SULAWESI TENGGARA
13. KOTA KENDARI
SULAWESI SELATAN
14. LUWU TIMUR
15. KOTA PALOPO
RIAU
16. INDRAGIRI HILIR
17. KOTA PEKANBARU
18. SIAK
19. KOTA DUMAI
20. KAMPAR
PAPUA BARAT
21. KOTA SORONG
22. MANOKWARI
PAPUA
23. JAYAPURA
24. KOTA JAYAPURA
25. MIMIKA
26. KEPULAUAN YAPEN
MALUKU
27. KOTA AMBON
KALIMANTAN TIMUR
28. KOTA SAMARINDA
29. KOTA BONTANG
30. KUTAI KARTANEGARA
KALIMANTAN SELATAN
31. TAPIN
32. HULU SUNGAI TENGAH
JAWA TIMUR
33. KOTA PROBOLINGGO
34. KOTA MOJOKERTO
35. LUMAJANG
36. BANYUWANGI
JAWA TENGAH
37. KOTA PEKALONGAN
38. PATI
39. KENDAL
40. KEBUMEN
41. SEMARANG
JAWA BARAT
42. KOTA DEPOK
43. BEKASI
44. CIREBON
45. KOTA BOGOR
46. KOTA CIREBON
GORONTALO
47. KOTA GORONTALO
DKI JAKARTA
48. JAKARTA SELATAN
49. JAKARTA BARAT
50. JAKARTA TIMUR
51. JAKARTA UTARA
BENGKULU
52. MUKOMUKO
BANTEN
53. KOTA CILEGON
54. KOTA TANGERANG
55. KOTA TANGERANG SELATAN
56. TANGERANG
BALI
57. GIANYAR
58. KARANGASEM
ACEH
59. PIDIE JAYA
60. KOTA SABANG
61. ACEH JAYA
62. ACEH BESAR. (Taufik Ismail)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kepala-bnpb-letjen-tni-doni-monardo.jpg)