Senin, 4 Mei 2026

Virus Corona Jabodetabek

Pernah Jadi Pasien Covid-19, Bima Arya Mengaku Sehari Tegang Enam Kali

Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku sempat ketakutan saat menjadi pasien Covid-19.

Tayang:
Dok PPID DKI Jakarta
Hari Ini, Senin (15/6/2020), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Bogor. Ditemani Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Wali Kota Bogor Bima Arya, Kepala BPTJ Polana Pramesti dan Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti, Anies memantau pengerahan 50 bus sekolah gratis untuk mengangkut penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line, dari Stasiun Bogor menuju ibu kota DKI Jakarta. 

"Enggak ada (pantangan) sih ya. Cuma memang sampai sekarang saya menjadi lebih care sama pola hidup sehat."

Muhammadiyah Bakal Gugat Pemerintah Jika Pilkada Serentak 2020 Jadi Klaster Baru Covid-19

"Makanan segala macam dikontrol, karena sebetulnya Covid-19 ini membuat kita hidup lebih sehat."

"Jadi hidup yang benar adalah sekarang minus Covid-19. Makanan diatur, istirahat juga diatur enggak boleh terlalu capek," tuturnya.

Saat dimintai pesan kepada para pasien Covid-19 dan masyarakat Indonesia, Bima mengatakan pihak alumni atau penyintas Covid-19 berusaha melakukan tiga buah program.

Satu Cleaning Service Kejagung Dikabarkan Simpan Rp 100 Juta dan Bisa Akses Lantai 6 Saat Kebakaran

"Pertama, mengedukasi publik bahwa Covid-19 itu nyata, kenyataan, bukan khayalan."

"Yang kedua adalah menyemangati yang masih sakit."

"Dan yang ketiga adalah sharing sesama alumni karena ada long effect dari Covid-19."

Gatot Nurmantyo: Saya Tidak Pernah Katakan Dicopot Sebagai Panglima TNI karena Nobar Film G30S/PKI

"Saya masih merasakan long effect-nya, mudah-mudahan Pak Rektor enggak ngerasain."

"Jadi ini memang alumni, para survivor, penyintas ini harus solid untuk memainkan tiga fungsi tadi," paparnya. (Vincentius Jyestha)

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved