Virus Corona Jabodetabek
Pernah Jadi Pasien Covid-19, Bima Arya Mengaku Sehari Tegang Enam Kali
Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku sempat ketakutan saat menjadi pasien Covid-19.
"Enggak ada (pantangan) sih ya. Cuma memang sampai sekarang saya menjadi lebih care sama pola hidup sehat."
• Muhammadiyah Bakal Gugat Pemerintah Jika Pilkada Serentak 2020 Jadi Klaster Baru Covid-19
"Makanan segala macam dikontrol, karena sebetulnya Covid-19 ini membuat kita hidup lebih sehat."
"Jadi hidup yang benar adalah sekarang minus Covid-19. Makanan diatur, istirahat juga diatur enggak boleh terlalu capek," tuturnya.
Saat dimintai pesan kepada para pasien Covid-19 dan masyarakat Indonesia, Bima mengatakan pihak alumni atau penyintas Covid-19 berusaha melakukan tiga buah program.
• Satu Cleaning Service Kejagung Dikabarkan Simpan Rp 100 Juta dan Bisa Akses Lantai 6 Saat Kebakaran
"Pertama, mengedukasi publik bahwa Covid-19 itu nyata, kenyataan, bukan khayalan."
"Yang kedua adalah menyemangati yang masih sakit."
"Dan yang ketiga adalah sharing sesama alumni karena ada long effect dari Covid-19."
• Gatot Nurmantyo: Saya Tidak Pernah Katakan Dicopot Sebagai Panglima TNI karena Nobar Film G30S/PKI
"Saya masih merasakan long effect-nya, mudah-mudahan Pak Rektor enggak ngerasain."
"Jadi ini memang alumni, para survivor, penyintas ini harus solid untuk memainkan tiga fungsi tadi," paparnya. (Vincentius Jyestha)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/anies-ke-bogor.jpg)