Prabowo Subianto Tunjuk Ahmad Dhani Jadi Wasekjen Partai Gerindra, Begini Penjelasan Habiburokhman
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tunjuk Ahmad Dhani jadi petinggi di Partai Gerindra.
"Waktu gue naik ke mobil tahanan, Dul gue panggil jangankan masuk penjara, malaikat maut datang ketemu ayah"
"Ayah senyumin sambil bilang cabut nyawaku sekarang," ungkap Ahmad Dhani.
Menurutnya saat dirinya dijebloskan ke penjara.
Dirinya tidak merasa menyalahkan Tuhan.
Justru dirinya berbaik sangka dengan menyebut Tuhan tengah memberikan ujian kepada dirinya dan dirinya harus bisa melewatinya.
"Begitu pula sebaliknya. Menurutku ini sebuah jalan yang harus dilewati ketika gue mau sesuatu. Lu mau ini, ini jalannya loh," ungkap Dhani.
Ahmad Dhani mendekam di penjara karena Kasus pencemaran nama baik itu.
Hal itu berawal ketika Dhani melontarkan kata idiot yang ditujukan kepada massa yang berdemo di luar Hotel Majapahit, Surabaya pada 26 Agustus 2018.
Saat itu Dhani yang menginap di hotel itu tak bisa keluar dan gagal memimpin deklarasi #2019GantiPresiden di Tugu Pahlawan Surabaya.
Ucapan Dhani tersebut tersebar melalui media sosial dan kemudian dilaporkan ke Polda Jawa Timur oleh perwakilan Koalisi Elemen Bela NKRI.
Ahmad Dhani dinyatakan secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 45 ayat 3 juncto Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Pasal itu mengatur tentang pencemaran nama baik di media sosial.
Atas perbuatannya Dhani mendekam sebelas bulan lamanya dalam LP Cipinang.
(Tribunnews.com/Wartakotalive.com)
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Wuih, Prabowo Angkat Ahmad Dhani Jadi Petinggi Partai Gerindra, Ini Jabatannya"