Kamis, 23 April 2026

Liga Inggris

Meratapi Penalti Kontroversial dalam Laga Manchester United vs Crystal Palace

Sebuah keputusan penalti dalam laga Manchester United vs Crystal Palace dianggap kontroversial.

Instagram @molatv.sport
Manchester United vs Crystal Palace di Mola TV malam ini. MU diprediksi menang karena dikenal sebagai rajanya laga perdana. 

Namun, pelatih berkebangsaan Norwegia ini mau tak mau sepakat untuk penalti ulangan.

"Keputusan mengulang penalti mungkin tepat jika mengikuti aturan pertandingan. Tumitnya (De Gea) mungkin sekitar 1 inci (2,5 cm) dari garis. Ini memang sangat berat bagi David, tapi ini mungkin benar jika mengikuti aturan," katanya seusai pertandingan.

Sementara Roy Hodgson, Pelatih Palace, menyatakan tak bisa berbuat apa-apa karena aturannya seperti itu.

"Saya yang di pinggir lapangan tidak tahu apa-apa, saya tidak bisa melihatnya. Kalau bicara soal handball, saya lebih suka aturan yang sederhana. Tapi saya kalah suara untuk soal ini. Sementara soal kiper yang tidak berada di garis, saya pikir itu memang tugasnya VAR," ujar Hodgson.

Pundit Sky Sports untuk pertandingan itu, Garry Neville, Graeme Sounness, dan Patrice Evra, juga masygul dengan keputusan penalti dari handball.

"Bagi saya itu bukan penalti, tapi memang begitu adanya di peraturan yang baru," kata Sounness.

Dia juga berandai-andai, apakah penalti akan tetap diberikan apabila ada 70.000 fan Setan Merah di Old Trafford.

Evra dan Neville sama-sama menyatakan itu bukan penalti.

"Saya sudah pengalaman dengan VAR, dan saya senang saya sudah pensiun (dari sepak bola). Mereka mengikuti peraturan, tapi mereka membunuh pertandingan," kata Evra.

"Tidak masuk akal itu penalti. Dia cuma 1 meter jaraknya," kata Neville.

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved