Pilkada Karawang
Bawaslu Siapkan 146 Kader Pengawasan Antisipasi Black Campaign di Pilkada Karawang 2020
Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karawang mengantisipasi black campaign saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak.
Penulis: Joko Supriyanto |
WARTAKOTALIVE.COM-KARAWANG - Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karawang mengantisipasi black campaign saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak.
Salah satu upaya yang dilakukan yaitu membentuk ratusan kader pengawasan. Saat ini, kader yang direkrut sebanyak 146 orang.
Mereka disebar di 30 kecamatan di Kabupaten Karawang.
Para kader itu diberikan pembekalan materi politik, kemudian materi politik itu akan disosialisasikan ke masyarakat.
• Bawaslu Karawang Siap Awasi Para Paslon Saat Massa Kampanye
• Bawaslu Temukan 8.746 Nama Orang Telah Meninggal Masuk Daftar Pemilih Pilkada Karawang
"Antisipasi dilakukan bawaslu yaitu memberikan pendidikan politik. Yang pertama kita telah membentuk sekolah kader pengawasan," kata Komisioner Bawaslu Kabupaten Karawang, Divisi Pengawasan Hubungan Antar Lembaga, Suryana Hadi Wijaya, Jumat (18/9/2020).
Suryana mengatakan, para kader pengawasan telah dibentuk dan sudah diberikan materi politik.
"Jadi tujuannya bagaimana mengedukasi masyarakat tentang kepemiluan dan salah satunya yaitu mengenai black campaign. Seperti politik Sara, politik uang, hoax dan sebagainya," katanya.
Dia menjelaskan, untuk kader pengawasan ini melibatkan para aktivis, tokoh masyarakat, bahkan ada beberapa di antaranya mahasiswa.
Mereka akan memberikan edukasi kepada masyarakat baik itu kalangan milenial maupun Gen Z.
• Update Pilkada Karawang, KPU: Tiga Bakal Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada 2020 Memenuhi Syarat
• ASN Kabupaten Karawang Diminta Netral saat Pilkada Seretak 2020
Selain itu, mereka juga akan dibekali pelatihan berkomunikasi dengan masyarakat.
"Nah mereka ini akan menyampaikan ke masyarakat, memberikan edukasi, apalagi ada beberapa yang muda-muda yang paham teknologi dan dengan gaya mahasiswa," ujarnya.
Dilibatkannya para kader pengawasan ini, diharapkan dapat mencegah kampanye 'hitam'.
Masyarakat, kata Suryana, setidaknya masyarakat sudah dibekali pengetahuan agar tidak terpengaruh black campaign tersebut.
"Mereka setiap hari juga kita telah sebar, jadi mereka memberikan informasi mengenai tahapan tahapan ini, kita juga melibatkan para SKPD," katanya.
• Cegah Penyebaran Virus Corona, Pemkab Karawang Bagikan 38.700 Masker untuk Warga
• KPU Karawang Tetapkan 1.645.519 Orang Masuk Dalam DPS Pilkada 2020
Suryana mengatakan, Bawaslu Karawang terus mengingatkan kepada para pasangan calon (paslon) Pilkada Karawang untuk berkampanye secara santun.
Kampanye juga menerapkan protokol kesehatan saat pandemi virus corona atau Covid-19 ini.
"Tentu kami dari Bawaslu selalu menginggatkan agar para paslon pendukung semuanya tetap berkampanye santun."
"Sedangkan terkait protokol kesehatan tentu semua baik itu dari Bawaslu sendiri pun juga harus memperhatikan protokol kesehatan," ucap Suryana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kantor-bawaslu-karawang1189.jpg)