Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

13 Pedagang Pasar Positif Virus Corona, Pasar Kalimati atau Pasar Karet Tengsin Ditutup Sementara

Pasar Kalimati atau Pasar Karet Tengsin, Jalan Karet Pasar Baru Barat 1, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, ditutup sementara.

Istimewa/Dok Kominfotik Jakarta Pusat
Pasar Kalimati atau Pasar Karet Tengsin disemprot cairan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, Kamis (17/9/2020). Di Pasar Kalimati ini, ada 13 pedagang yang terpapar virus corona. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANAH ABANG - Pasar Kalimati atau Pasar Karet Tengsin, Jalan Karet Pasar Baru Barat 1, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, ditutup sementara.

Penutupan Pasar Kalimati lantaran 13 pedagang terpapar virus corona atau Covid-19 berdasarkan hasil uji swab massal.

Lurah Karet Tengsin, Hari Ananda mengatakan, pemeriksaan kesehatan virus corona melalui swab test massal telah dilakukan di Pasar Kalimati.

Bukan hanya pedagang, warga sekitar juga ikut menjalani uji swab tersebut.

Seorang Pedagang Dinyatakan Positif Covid-19, Pasar Mayestik Buka Kembali Hari Jumat

Pedagang Pasar di Jakarta Paling Banyak Terpapar Virus Corona, Tembus 321 Orang

Sebelumnya juga dilakukan rapid test massal.

Hasil rapid test massal sebanyak 29 sampel reaktif Covid-19. Dari 29 itu sebanyak 25 dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani uji swab.

"Sebanyak 13 konfirmasi positif merupakan pedagang pasar. Sisanya 12 konfirmasi positif merupakan warga RW 07, Karet Tengsin," ujar Hari saat dihubungi Kamis (17/9/2020).

Mereka yang terpapar virus corona segera dirujuk ke RS Darurat Wisma Atlet untuk menjalani isolasi.

Anies Pimpin Langsung Operasi Pengawasan PSBB di Ruas Jalan hingga Restoran di Pasar Festival

Polisi Petakan Klaster Baru Corona di Perkantoran, Pasar, Tempat Usaha, dan Perumahan

Selain itu, Pasar Kalimati juga ditutup sementara selama tiga hari ke depan.

Selama penutupan pihak kelurahan melakukan penyemprotan disinfektan di setiap sudut pasar.

Begitu juga pemukiman warga RW 07  rutin disemprot cairan disinfektan.

Hari berharap, warga Karet Tengsin mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan memakai sabun.

"Karena kita ini belum terbebas dari Covid-19. Saya juga gencar lakukan imbuan ke permukiman warga agar mereka tidak abai," ucap Hari Ananda. 

Penulis: Desy Selviany
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved