Jumat, 12 Juni 2026

Virus Corona

WHO: Covid-19 Bukan Pandemi Terakhir

Ketua Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengingatkan, dunia harus bersiap untuk pandemi selanjutnya.

Tayang:
AFP
Tedros Adhanom Ghebreyesus 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Direktur Umum Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengingatkan, dunia harus bersiap untuk pandemi selanjutnya.

Ia meminta negara-negara berinvestasi di bidang kesehatan masyarakat.

Saat ini, lebih dari 27,19 juta orang telah dilaporkan terinfeksi Covid-19 secara global.

Pasangan Bakal Calon Bawa Massa Saat Daftar, Dua Pekan Lagi Diprediksi Muncul Klaster Baru Covid-19

Dan, sebanyak 888.326 orang telah meninggal, sejak kasus pertama diidentifikasi di Cina pada Desember 2019.

"Ini bukan pandemi terakhir," kata Tedros dalam jumpa pers di Jenewa seperti dikutip dari Reuters, Selasa (8/9/2020).

“Sejarah mengajarkan kita bahwa wabah dan pandemi adalah fakta kehidupan."

Banyak Pasangan Bakal Calon Bawa Massa, Bawaslu Buka Opsi Rekomendasikan Tunda Pilkada 2020

"Tetapi ketika pandemi berikutnya datang, dunia harus siap, lebih siap daripada saat ini," lanjutnya dalam jumpa pers, Senin (7/9/2020).

Sebelumnya, WHO menyatakan, belum ada vaksin Covid-19 yang tersedia hingga pertengahan 2021.

"Sejauh ini, tak satu pun dari calon vaksin dalam uji klinis yang menunjukkan sinyal jelas kemanjuran pada tingkat setidaknya 50% yang dicari oleh WHO," kata juru bicara WHO Margaret Harris, seperti dikutip Reuters, Minggu (6/9/2020).

Andi Arief Bilang Dukungan PDIP ke Mulyadi-Ali Mukhni Baru Lisan, Belum B1KWK

Harris mengingatkan pentingnya pemeriksaan ketat terhadap keefektifan dan keamanan vaksin.

Ia merujuk pada fase dalam penelitian vaksin, di mana uji klinis besar-besaran di antara manusia dilakukan.

"Tahap 3 ini harus memakan waktu lebih lama."

687 Orang Mendaftar Jadi Calon Kepala Daerah, 31 di Antaranya Positif Covid-19

"Karena kita perlu melihat seberapa protektif vaksin itu, dan kita juga perlu melihat seberapa aman vaksin itu," tambahnya dalam press briefing di PBB.

Berikut ini sebaran kasus Covid-19 di Indonesia per 7 September 2020, dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id:

DKI JAKARTA

Jumlah Kasus: 47.379 (23.9%)

JAWA TIMUR

Jumlah Kasus: 35.941 (18.4%)

JAWA TENGAH

Jumlah Kasus: 15.615 (7.9%)

JAWA BARAT

Jumlah Kasus: 12.709 (6.4%)

SULAWESI SELATAN

Jumlah Kasus: 12.695 (6.5%)

KALIMANTAN SELATAN

Jumlah Kasus: 8.837 (4.5%)

SUMATERA UTARA

Jumlah Kasus: 7.725 (3.9%)

BALI

Jumlah Kasus: 6.385 (3.2%)

KALIMANTAN TIMUR

Jumlah Kasus: 5.191 (2.6%)

SUMATERA SELATAN

Jumlah Kasus: 4.745 (2.4%)

PAPUA

Jumlah Kasus: 4.148 (2.1%)

SULAWESI UTARA

Jumlah Kasus: 4.003 (2.1%)

BANTEN

Jumlah Kasus: 3.264 (1.6%)

NUSA TENGGARA BARAT

Jumlah Kasus: 2.855 (1.5%)

KALIMANTAN TENGAH

Jumlah Kasus: 2.807 (1.4%)

SUMATERA BARAT

Jumlah Kasus: 2.795 (1.4%)

RIAU

Jumlah Kasus: 2.718 (1.3%)

GORONTALO

Jumlah Kasus: 2.201 (1.1%)

MALUKU

Jumlah Kasus: 2.164 (1.1%)

ACEH

Jumlah Kasus: 2.042 (1.0%)

MALUKU UTARA

Jumlah Kasus: 1.896 (1.0%)

SULAWESI TENGGARA

Jumlah Kasus: 1.706 (0.9%)

DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Jumlah Kasus: 1.571 (0.8%)

KEPULAUAN RIAU

Jumlah Kasus: 1.235 (0.6%)

PAPUA BARAT

Jumlah Kasus: 940 (0.5%)

KALIMANTAN BARAT

Jumlah Kasus: 704 (0.4%)

LAMPUNG

Jumlah Kasus: 455 (0.2%)

KALIMANTAN UTARA

Jumlah Kasus: 448 (0.2%)

SULAWESI BARAT

Jumlah Kasus: 419 (0.2%)

BENGKULU

Jumlah Kasus: 391 (0.2%)

JAMBI

Jumlah Kasus: 304 (0.2%)

SULAWESI TENGAH

Jumlah Kasus: 252 (0.1%)

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Jumlah Kasus: 243 (0.1%)

NUSA TENGGARA TIMUR

Jumlah Kasus: 206 (0.1%). (Rina Ayu)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved