Breaking News:

Gedung Kejaksaan Agung Kebakaran, Kapuspenkum: Curiga Kalau Tidak Didukung Bukti Bisa Fitnah

Menanggapi hal itu, Kapuspenkum Kejaksaaan Agung Hari Setiyono mengaku keberatan dengan anggapan tersebut.

Warta Kota/Alex Suban
Api melalap gedung utama Kantor Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2020) malam. Warta Kota/Alex Suban 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan ikut untuk mengusut penyebab kebakaran Gedung Kejaksaan Agung.

ICW menduga ada oknum yang tengah mencoba merusak barang bukti yang tersimpan di gedung tersebut.

Menanggapi hal itu, Kapuspenkum Kejaksaaan Agung Hari Setiyono mengaku keberatan dengan anggapan tersebut.

Fadjroel Rachman: Tak Ada Reshuffle Kabinet, yang Diperlukan Kerja Cepat, Keras, dan Inovatif

Menurut Hari, segala tudingan harus berdasarkan fakta

"Curiga boleh saja, tapi harus ada dasarnya."

"Yang ngomong itu tahu enggak tentang gedung ini?"

Gedung Kejaksaan Agung Kebakaran Hebat, Kapuspenkum: Namanya Musibah

"Gedung itu nyimpan enggak berkas perkara?"

"Curiga kalau tidak didukung bukti, maaf, bisa fitnah," kata Hari kepada wartawan, Selasa (25/8/2020).

Dia menegaskan, gedung utama yang terbakar adalah gedung yang ditempati oleh Jaksa Agung Muda bidang pembinaan, intelejen, Jaksa Agung, hingga Wakil Jaksa Agung.

Jokowi: Banyak Orang Menikmati Situasi Enak dan Nyaman, Sehingga Terusik Jika Dilakukan Perubahan

Sementara, berkas perkara ada di gedung bundar Jaksa Agung Muda Pidana Khusus yang letaknya tak jauh dari sana.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved