Jumat, 1 Mei 2026

PSBB Tangerang Raya

Perpanjang PSBB, Pemprov Banten Tingkatkan Penanggulangan dan Pencegahan Virus Corona

Gubernur Banten Wahidin Halim memutuskan, melanjutkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Tangerang Raya.

Tayang:
Istimewa
Gubernur Banten Wahidin Halim 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim memutuskan, melanjutkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Tangerang Raya.

Salah satu pertimbangannya, dalam dua pekan pelaksanaan PSBB tahap 9 kembali terjadi peningkatan kasus virus corona atau Covid-19 di delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten.

Hal itu dikemukakan Gubernur Banten saat memimpin telekonferensi Rapat Evaluasi PSBB dan Sosialisasi Inpres No 6 Tahun 2020, Minggu (23/8/2020).

Rapat yang dilakukan secara virtual itu diikuti oleh Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumi, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Al Muktabar.

Selain itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany.

UPDATE Covid-19 Kota Tangerang Kamis 20 Agustus: Total 755 Kasus, Angka Tertinggi di Provinsi Banten

Sejumlah Kepala Daerah di Banten Bahas Pencegahan Korupsi Terkait Masalah Aset

Gubernur Banten mengapresiasi kerja keras Wali Kota dan Bupati di Tangerang Raya selama penanganan pandemi Covid-19.

Menurut dia, wilayah Tangerang Raya berbatasan langsung dengan DKI Jakarta dan mobilitas masyarakat  tinggi sehingga meningkatkan perpindahan virus corona terus bertambah.

"Saya hargai sudah sangat aktif turun ke masyarakat. Terlebih di tengah-tengah masyarakat yang heterogen dengan budaya yang berbeda-beda, tentunya memiliki tingkat kesulitan tersendiri dengan aktivitas sosial yang sangat tinggi," ucap Wahidin Halim.

Wahidin Halim mengatakan,  Provinsi Banten perlu merumuskan ulang dan mengkaji bersama-sama bentuk strategi baru untuk meminimalisir dan menangkal penambahan kasus Covid-19.

Salah satunya mempercepat hasil swab test yang saat ini sudah sangat masif dilakukan.

Khususnya berkaitan dengan keterbatasan tenaga analis kesehatan.

Kafilah Kabupaten Tangerang Jalani Rapid Test dan Karantina Sebelum Berlaga dalam MTQ Banten

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Gubernur Banten Wacanakan Sanksi Bagi Pelanggar

Gubernur Banten juga menginstruksikan Sekda Pemprov Banten Al Muktabar dan Dinas Kesehatan agar memaksimalkan anggaran kesehatan untuk upaya dan langkah lebih taktis dan segera.

"Lakukan semua di Banten saja, supaya hasilnya tidak kelamaan. Dikhawatirkan yang terkonfirmasi positif hasil swab-nya sudah pergi ke mana-mana dan menularkan ke yang lain," katanya.

Klaster di perkantoran pemerintah turut menjadi perhatian Gubernur Banten sehingga kebijakan pekerja dari rumah (work from home) tetap diperpanjang.

Selain itu, diinstruksikan pula untuk pemilahan aparatur sipil negara (ASN) bagian pelayanan publik dan bukan bagian pelayanan publik.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved