Sabtu, 9 Mei 2026

Virus Corona

Perokok Tiga Kali Berpotensi Terjangkit dan Meninggal Akibat Covid-19

Merokok dapat meningkatkan potensi komorbid yang lebih banyak, sehingga potensi tertular atau terinfeksi Covid-19 lebih besar.

Tayang:

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Berdasarkan banyak studi yang telah dilakukan, potensi perokok terjangkit Covid-19 bisa dua sampai tiga kali lebih tinggi dari yang bukan perokok

Hal itu dikatakan oleh Ketua Umum Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dr Agus Dwi Susanto SpP(K) FAPSR FISR.

Penyebabnya, kata Agus, jumlah reseptor ACE 2 atau tempat duduknya SARS-Cov-2 di saluran pernapasan para perokok, lebih banyak dari non-perokok.

Tak Sampai Sepekan, ST Burhanuddin Cabut Aturan Pemanggilan Jaksa Harus Seizin Jaksa Agung

Penyebab lainnya, asap rokok yang dihasilkan oleh perokok dapat menurunkan imunitas tubuh, terutama pada imunitas saluran pernapasan.

Padahal, sistem imunitas penting sekali dalam berperan menghambat terjadinya infeksi virus dan bakteri.

“Karena bahan-bahan yang ada di dalam asap rokok itu terbukti mengganggu proses migrasi berbagai sel-sel imunitas tubuh saat melawan infeksi."

MAKI Ungkap Djoko Tjandra Janjikan Jaksa Pinangki Tambang Energi Senilai 10 Juta Dolar AS

"Itu sudah ada risetnya di beberapa jurnal sebelumnya."

"Ketika seorang perokok, kemudian terjadi infeksi, maka migrasi daripada sel-sel imunitas itu akan menurun, dan fungsinya juga menurun."

"Akibatnya ketika terinfeksi, akan terjadi kondisi yang lebih luas dan cenderung menjadi lebih berat, termasuk pada Covid-19,” jelas Agus dalam dialog di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Jakarta, Rabu (12/8/2020), dikutip dari laman covid19.go.id.

Daftar 22 Provinsi dengan Angka Kematian Covid-19 di Bawah Rata-rata Dunia, Jakarta Termasuk

Agus mengatakan, penyebab lainnya adalah menyangkut komordibitas.

Orang-orang yang memiliki penyakit komorbid seperti jantung, hipertensi, dan diabetes, berpotensi lebih besar untuk terjangkit Covid-19.

Merokok dapat meningkatkan potensi komorbid yang lebih banyak, sehingga potensi tertular atau terinfeksi Covid-19 lebih besar.

Relawan Bersatu Jaga Jokowi Desak Reshuffle Kabinet, Sebut Kementerian BUMN Paling Gaduh

“Jadi hampir penyakit-penyakit komorbid ini lebih banyak ditemukan pada seorang perokok."

"Akibatnya tentu ketika seorang perokok memiliki komorbid, akhirnya menimbulkan risiko terjangkit Covid-19."

"Jadi ada dampak secara tidak langsung dari rokok, komorbid kemudian Covid-19 itu sendiri,” urai Agus.

Di 169 Daerah pada Pilkada 2020, Koalisi PDIP dengan Golkar Terbanyak, Paling Sedikit dengan PKS

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved