Breaking News:

Virus Corona

Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Pemprov Aceh Jangan Sungkan Minta Bantuan ke Pemerintah Pusat

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pihaknya menyoroti kenaikan kasus positif di Aceh.

Biro Pers Sekretariat Presiden/Lukas
Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (27/7/2020). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pihaknya menyoroti kenaikan kasus positif di Aceh.

Alasannya, terjadi lonjakan kasus signifikan di provinsi tersebut.

"Kami ingin menyampaikan perhatian juga kepada daerah Aceh."

Polri Ciduk Buronan AS di Bali, Jadi Syarat Pulangkan Dua Buronan Kelas Kakap Indonesia

"Kami lihat bahwa ada beberapa perubahan kondisi di Provinsi Aceh."

"Dari 21 kasus, menjadi 259 kasus dari tanggal 26 Juli 2020 ke tanggal 2 Agustus 2020," kata Wiku di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Selain itu, terdapat perubahan peta risiko penyebaran Covid-19 di provinsi tersebut, yakni satu kabupaten yang tadinya tidak terdampak (zona hijau), menjadi berisiko rendah (kuning).

Jokowi Terbitkan Inpres 6/2020, Polri Diperintahkan Tegakkan Penerapan Protokol Kesehatan

Dan, delapan daerah yang berisiko rendah (kuning), berubah menjadi berisiko sedang (oranye).

"Ada 3 kabupaten/kota yang tidak terdampak (hijau) menjadi risiko sedang (oranye), dan terakhir ada 1 kabupaten kota dari tidak ada kasus menjadi risiko sedang," ungkapnya.

Pihaknya, menurut Wiku, meminta pemerintah daerah dan satuan tugas daerah di Aceh untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam menanggulangi penyebaran Covid-19.

Tak Masuk Tim Pemenangan dan Positif Covid-19, Achmad Purnomo Tetap Restui Gibran-Teguh

Bila ada kendala, ia meminta pemerintah daerah di Aceh segera mengomunikasikannya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved