Sabtu, 9 Mei 2026

Virus Corona

Petugas Tidak Hanya Semprot Areal Pasar Elang, Tapi Juga Becak Milik N yang Reaktif Covid-19

Selain itu petugas juga memperketat pengawasan sekitar pasar sesuai dengan protokol kesehatan yakni menerapkan gerakan 3M

Tayang:
Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Agus Himawan
Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Lokasi tukang becak meninggal reaktif Covid-19 disemprot disinfektan oleh petugas PPSU Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (5/8/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejumlah petugas PPSU Kelurahan Pademangan Timur, melakukan penyemprotan disinfektan di areal Pasar Elang di Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara Rabu (5/8/200).

Penyemprotan disinfektan dilakukan petugas PPSU lengkap dengan alat pelindung diri (APD). Mereka menyasar setiap sudut pasar sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Tidak hanya areal pasar, petugas juga menyemprot becak yang selama ini digunakan N (46). Di becak itu juga N yang reaktif Covid-19 ditemukan sudah tidak bernyawa.

Mengenal Layanan Chika dan Vika BPJS Kesehatan

Pemerintah Kurangi Pencairan Bansos, dari Rp 600.000 Per Bulan, Menjadi hanya Rp 300.000 Per Bulan

Lurah Pademangan Timur Bambang Mulyanto mengatakan pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan tersebut sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. “Kegiatan ini rutinitas Kelurahan Pademangan Timur untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Bambang, Rabu (5/8/2020).

Selain itu pihaknya juga memperketat pengawasan sekitar pasar sesuai dengan protokol kesehatan yakni menerapkan gerakan 3M, yakni berupa memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.
Namun demikian aktivitas di Pasar Elang tetap berjalan seperti biasa.

Hal itu sementara dilakukan sembari menunggu hasil swab test terhadap orang-orang di sekitar pasar. “Adapun kejadian kemarin rutinitas berjalan terus, kita bersama tim di sekitar pasar juga diperketat sesuai protokol kesehatan,” tuturnya.

Sebelumnya, seorang penarik becak berinisial N (46), ditemukan meninggal di atas becak di sekitar Pasar Elang, Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (4/8/2020).

Pemerintah Diminta Percepat Pemerataan Pasokan Tenaga Listrik

Sekda Kota Depok Ajukan Pensiun,100 Persen Yakin Maju di Pilkada Depok

Kapolsek Pademangan Kompol Joko Handono mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim kesehatan Puskesmas Kecamatan Pademagan, N dinyatakan reaktif Covid-19. Menurut informasi, lanjut Joko, N memang biasa beroperasi di sekitar Pasar Elang.

“Selain itu beberapa hari terakhir N tidak pulang ke rumahnya di Sunter Agung, Tanjung Priok. Informasi warga, N sudah seminggu sakit dan tidur di sekitar pasar,” ungkap Joko, Selasa (4/8/2020).

Lebih lanjut Joko menjelaskan, kematian N diketahui kali pertama oleh warga sekitar. Warga mendapati N tidak bergerak dengan durasi yang lama. Warga lalu melapor kepada petugas Puskesmas hingga diketahui N meninggal dunia. “Kemudian petugas Puskesmas berkoordinasi dengan kami atas laporan tersebut,” jelas Joko.

Setibanya di lokasi, lanjut Joko, petugas Puskesmas Kecamatan Pademangan melakukan rapid test. Hasilnya, N dinyatakan reaktif Covid-19,” ungkap Joko. Setelah itu petugas lengkap menggunakan dengan alat pelindung diri (APD) mengevakuasi jenazah N. Selanjutnya petugas melakukan pemulasaran N sesuai perosedur Covid-19.

VIDEO: Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil Sambangi Kawasan Langganan Banjir di Kalideres

418.000 Orang di DKI Jakarta Telah Menjalani Pemeriksaan Terkait Covid-19

Sementara, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara Yudi Dimyati mengatakan pihaknya telah menemukan dugaan terkait penyebab kematian korban seiring hasil rapid test yang menunjukkan reaktif Covid-19. “Penyebab kematian N diduga akibat cardiac arrest (gagal jantung) dengan probable Covid-19,” ujar Yudi.

Yudi menambahkan untuk riwayat penyakit dari yang bersangkutan tidak diketahui. Hanya saja berdasarkan informasi dari keluarga, N sedang tidak enak badan. “Terakhir kontak dengan keluarga mengaku sedang sakit, nafas berat. Riwayat kontak erat tidak diketahui,” ucap Yudi.

Yudi menambahkan, petugas Puskesmas telah berkoordinasi dengan keluarga N sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. “Keluarga sudah diedukasi untuk melakukan pelaporan ke faskes (fasilitas kesehatan) primer sesuai domisili,” tuturnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved