Buronan Kejaksaan Agung
Kapolri: Djoko Tjandra Licik dan Sangat Pandai
Kapolri Jenderal Idham Azis membeberkan kronologi dan proses penangkapan Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia.
Sebaliknya, dia meminta proses hukum Djoko Tjandra akan terus dikawal.
Dia pun berjanji melakukan pemeriksaan secara terbuka dan transparan serta tidak akan ditutup-tutupi.
Dia bilang, siapa pun yang terlibat dalam pelarian Djoko Tjandra akan disikat dan proses hukum.
• Politikus Demokrat Minta Kemenkumham dan Mahkamah Agung Waspadai Daya Rusak Djoko Tjandra
Ini juga sebagai upaya bersih-bersih Polri terhadap oknum nakal.
"Sekali lagi ini bentuk komitmen kami. Kami akan transparan, objektif, untuk usut tuntas apa yang terjadi," paparnya.
Selanjutnya, jenderal berbintang empat itu menyebutkan Djoko Tjandra akan menjalani proses hukum di kepolisian.
• KPK: Penangkapan Harun Masiku Tinggal Tunggu Waktu Saja
Seharusnya, Djoko Tjandra dieksekusi untuk menjalani hukumannya sesuai putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah.
Oleh sebab itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung.
“Proses untuk Djoko Tjandra sendiri, tentunya ada proses di Kejaksaan yang tentunya akan ditindaklanjuti. Kami juga akan berkoordinasi dengan KPK,” paparnya.
• Golkar Dukung Menantu Jokowi di Pilkada Medan, Wakilnya Terserah Bobby Nasution
Sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim) Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan keberhasilan Polri memulangkan Djoko Tjandra, buronan kasus dugaan korupsi pengalihan hak tagih Bank Bali.
Menurut dia, keberhasilan memulangkan Djoko Tjandra dilakukan atas kerja sama Polri dengan Kepolisian Kerajaan Malaysia.
Upaya penangkapan itu berawal dari Kapolri Jenderal Idham Azis membentuk tim khusus untuk memulangkan Djoko Tjandra ke Indonesia, agar menjalani proses hukum.
• Ditanya Soal Dinasti Politik di Pilkada, Zulkifli Hasan: Di Mana Salahnya?
Setelah melakukan upaya penelusuran, kata Listyo, diketahui buronan atas nama Djoko Tjandra sedang berada di Negeri Jiran.
"Atas perintah Kapolri, Kapolri membentuk tim khusus secara intensif mencari keberadaan Djoko Tjandra."
"Dari pencarian, kami mendapati informasi yang bersangkutan ada di Malaysia," ujar Listyo di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (30/7/2020).
• Polisi Minta Temui Penyidik Jika Punya Bukti Baru Kematian Yodi Prabowo, Jangan Berspekulasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kapolri-minta-maaf-kepada-masyarakat.jpg)