Berita Internasional
Filipina dan Malaysia Ribut Lagi Soal Kepemilikan Sabah
Sabah adalah, dan selamanya, bagian dari Malaysia, kata Menteri Luar Negeri Malaysia Hishammuddin Hussein
Penulis: |
Filipina mengklaim bahwa perjanjian tersebut bermakna sewa-menyewa, bukan penyerahan penuh wilayah itu.
Setelah Perang Dunia II, wilayah utara Borneo (Sabah) berada di bawah kendali Inggris.
Kemudian pada 1963, Sabah menyatakan bergabung dengan federasi Malaysia, segera setelah Sulu menyerahkan kedaulatannya kepada Filipina.
Meski Kesultanan Sulu sudah lenyap sejak seabad lalu, namun keluarga sultan masih menerima pembayaran dari Malaysia untuk Sabah berdasarkan perjanjian sewa yang diwariskan dari penguasa kolonial.
Hubungan Filipina dan Malaysia sempat memanas ketika pada Februari 2013 ratusan pengikut dari keluarga Kesultanan Sulu, Jamalul Kiram III, mengklaim kedaulatan Sabah.
Aksi pengikut Jamalul Kiram III itu menimbulkan bentrok bersenjata dengan polisi Malaysia, yang mengakibatkan puluhan pengikut Kiram tewas. Sedangkan Kiram meninggal dunia Oktober 2013.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/peta-lokasi-sabah.jpg)