Breaking News:

Novel Baswedan Diteror

Dua Polisi Terpidana Penyerang Novel Baswedan Belum Dipecat, Polri: Masih Proses

Karo Penmas Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan, hingga kini dua penyiram air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan belum dipecat.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ronny Bugis (kiri) dan Rahmat Kadir Mahulette (kanan), terdakwa penyerang penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, saat menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jakarta, Kamis (19/3/2020). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Karo Penmas Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan, hingga kini dua penyiram air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan belum dipecat.

Meskipun, keduanya telah berstatus terpidana dan divonis oleh pengadilan.

Awi menerangkan status keanggotaan kedua penyerang Novel Baswedan, Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis, masih diproses.

Pakai Motor, Mulai Besok Satpol PP Jakarta Pusat Gelar Operasi Masker di Permukiman

Dia bilang, ada proses yang harus dijalani sebelum penghentian keanggotaan.

"Itu berproses terkait dengan statusnya, tentunya nanti ada proses sendiri."

"Karena memang bagaimana proses penghentian anggota Polri dari Kepolisian Negara RI, itu ada aturan mainnya," kata Awi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (28/7/2020).

Cuma Punya 58 Pengawas, DKI Minta 78 Ribu Perusahaan Lapor Bila Ada Karyawan Positif Covid-19

Dia mengatakan, nantinya proses penghentian keanggotaan dilakukan oleh Divisi Propam Polri.

"Nanti Propam yang akan memproses itu, apalagi sudah inkrah ya. Tunggu laporan dari Div Propam."

"Yang jelas itu betul larinya ke kode etik. Kalau orang sudah inkrah terbukti melakukan pidana tentunya larinya ke kode etik," jelasnya.

Tak Punya Kuota Internet, Belasan Siswa Tertolong Wi-Fi Gratis di Aula Kantor Kelurahan Jatirahayu

Sebelumnya, Kurnia Ramadhana, anggota Tim Advokasi Novel Baswedan, menyebut vonis yang tidak lebih dari dua tahun menguntungkan terdakwa selaku anggota Polri.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved