Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Anies Baswedan Bakal Terus Mencari Warga Positif Virus Corona

Pemprov DKI Jakarta aktif mencari warga terpapar virus corona atau Covid-19 melalui swab test memakai alat polymerase chain reaction (PCR).

Instagram @aniesbaswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengunjungi Lab Container Covid -19 di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Jalan Duren Sawit Baru, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (14/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta aktif mencari warga terpapar virus corona atau Covid-19 melalui swab test memakai alat polymerase chain reaction (PCR).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, cara pencariannya melalui orang yang pernah kontak dengan pasien positif virus corona dan zona rawan Covid-19.

“Tujuan kami justru menemukan yang positif, lalu mengisolasi mereka. Karena itu kami meningkatkan testing,” kata Anies Baswedan di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2020).

“Ketika meningkatkan testing, maka warga yang sudah terpapar jadi ditemukan, lalu angka positifnya tentu saja menjadi bertambah," katanya lagi.

Kasus Virus Corona di Kelurahan Jati Makin Tinggi, HBKB di Jalan Pemuda Ditiadakan

Olahraga Jadi Akvititas Terbaru Jessica Mila Selama Pandemi Virus Corona

Anies Baswedan mengatakan, penambahan kasus baru dari pemeriksaan virus corona itu justru menjadi salah satu cara pemerintah untuk menekan penularan virus.

Jika  pemerintah mengurangi pemeriksaan virus corona, kata Anies Baswedan, orang tanpa gejala (OTG) berpotensi tinggi menularkan ke orang lain karena tidak menyadari telah terjangkit Covid-19.

Di sisi lain, angka positif Covid-19 di Jakarta cenderung menjadi lebih rendah.

"Kalau kami menemukan, berarti kami mengurangi masalah. Bayangkan kalau tidak menemukan, dia pergi ke keluarganya dan ke tempat kerjanya, dia tidak diisolasi, sehingga dia menularkan terus," katanya.

Update Achmad Purnomo Positif Corona, Dilarang ke Kantor, Ruang Kerjanya Disemprot Disinfektan

Anies Baswedan Sebut Perkantoran Jadi Penyebab Tren Peningkatan Penyebaran Corona di Jakarta

Menurutnya, penambahan kasus ini juga harus dilihat dari tingkat positivity rate atau PR (temuan kasus dari pengetesan) yang dilakukan petugas.

Saat ini, tingkat PR di Jakarta mencapai 5,2 persen atau lebih tinggi 0,2 persen dari standar minimal yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).

Anies Baswedan meminta kepada masyarakat jangan melihat dari sudut pandang pertambahan kasus , tapi dari segi positif.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved