Pilkada Serentak

Situs Diserang Hacker Lagi, Ketua KPU Bilang Tidak Merusak tapi Bikin Kerja Jadi Lambat

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman memastikan data dan sistem KPU berada dalam kondisi aman.

Penulis: | Editor: Yaspen Martinus
lindungihakpilihmu.kpu.go.id
Pilkada Serentak 2020 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman memastikan data dan sistem KPU berada dalam kondisi aman.

Meskipun, kata dia, laman lindungihakpilihmu.kpu.go.id yang digunakan untuk data pemilih Pemilihan Serentak Tahun 2020, sempat diserang hacker alias peretas.

“Ketika alamat web kami publikasi, sejak tadi malam web sudah mulai diserang."

Kasus Covid-19 di Jawa Barat Sempat Melonjak, Ridwan Kamil: Itu Anomali, Sebenarnya Terkendali

"Tidak merusak web, tidak merusak aplikasi, tetapi membuat kerja menjadi lambat,” ujar Arief Budiman, saat launcing Gerakan Klik Serentak (GKS) di Gedung KPU, Jakarta, Rabu (15/7/2020).

Dia menjelaskan, intensitas serangan para hacker semakin tinggi hingga pagi ini, dan menghambat proses launcing yang sudah disiapkan sejak awal.

Menurut dia, launching web bertepatan dengan jadwal dimulainya pelaksanaan kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit), untuk meningkatkan kualitas daftar pemilih Pemilihan Serentak 2020.

Kabareskrim Bentuk Tim Khusus untuk Ungkap Oknum Pembuat Surat Jalan Djoko Tjandra

"Jadi mulai tadi malam sudah diserang, dan tren terus meningkat sampai hari ini."

"Saya sampai dengan tadi pagi masih berharap masih bisa dilakukan dialog langsung dengan daerah, tapi hari ini makin tinggi ya, kuantitas serangannya makin tinggi,” tuturnya.

KPU telah menyiapkan anggota KPU daerah, Bawaslu dari pusat sampai darah, hingga para tokoh untuk menguji sistem baru ini.

Kapolres Metro Bekasi Kota Pastikan Anggotanya Tak Ada yang Terpapar Covid-19

Di antaranya, pedangdut Ayu Tingting dan tokoh nasional Hasan Wirayudha.

Namun, upaya tersebut tertahan serangan para peretas.

"Sudah, kami siapkan beberapa tokoh masyarakat,” tambahnya.

INI Tiga Lembaga yang Terancam Dibubarkan Jokowi, dari Urus Lansia Hingga Olahraga

Pilkada serentak 2020 akan digelar di 270 daerah meliputi sembilan provinsi, 37 kota, dan 224 kabupaten.

Jumlah data penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 bertambah sebesar 456.256 pemilih.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved