Berada di Kaki Gunung Salak, Ini Visi dan Misi Pesantren Tahfidz Gaza Indonesia
Berada di Kaki Gunung Salak, Ini Visi dan Misi Pesantren Tahfidz Gaza Indonesia. Simak selengkapnya dalam berita ini.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Pimpinan pesantren Tahfidz Gaza Indonesia, Ustadz Yusman Dawolo, mengatakan, saat ini pihaknya juga sedang membangun ruang kelas dan rumah untuk guru serta perpustakaan, kemudian akan dibangun pula asrama berkapasitas 300 santri.
• Pelatih Madura United Rahmad DarmawanTegaskan Masuk Demokrat Bukan untuk Ikut Pilkada
"Saat ini baru ada SMP saja, kedepan akan diadakan juga SMA, lalu jika mereka yang memiliki prestasi akan kita kuliahkan ke luar negeri terutama di Madinah, Mesir dan Maroko," katanya.
Pembangunan boarding school ini berasal dari para donatur dalam negeri yang kemudian dibawah managemen Yayasan Rumah Infaq Indonesia.
"Kita juga berharap akan semakin banyak donatur yang berinfaq memberikan zakat mal dan wakafnya bagi pembangunan dan operasional pesantren atau bahkan untuk membantu makan para santri," sambungnya.
Pembangunan rumah guru itu akan kita buat 3 lantai, ada 6 rumah petak dan 1 perpustakaan memerlukan dana sebesar 1.5 milyar. Sedangkan untuk pembangunan asrama sebesar 4.5 milyar.
• Seniman Akan Gelar Aksi Besar di Gedung Pemkot Tangerang
Sementara untuk pembangunan masjid masih terus dilakukan terutama pintu masuknya belum selesai dan masih memerlukan biaya sebesar 300 juta.
Tempat wudhu juga masih sementara saja, jadi memang masih sangat membutuhkan dana yang sangat besar karena memang masih baru, apalagi kita tidak memungut biaya dari anak anak ini.