Breaking News:

Berita Internasional

'Kutukan' Para Pemain Serial Drama Musikal 'Glee', Bunuh Diri hingga Disebut Rasis

Mungkin para pecinta drama musikal di Tanah Air tidak banyak yang tahu tentang serial drama musikal "Glee" yang sohor di negeri Paman Sam.

Hahn Lionel/ABACA via Reuters Co/Hahn Lionel/ABACA
Para pemain "Glee" saat meraih Serial Televisi Musikal atau Komedi Terbaik Golden Globe Awards di Beverly Hilton Hotel, Los Angeles, AS (16/1/2011) (Hahn Lionel/ABACA via Reuters Co/Hahn Lionel/ABACA) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mungkin para pecinta drama musikal di Tanah Air tidak banyak yang tahu tentang serial drama musikal "Glee" yang sohor di negeri Paman Sam.

Namun di Amerika Serikat, serial drama musikal "Glee" yang tayang pertama kali pada tahun 2009 meraih kesuksesan besar di industri televisi di negara yang kini dipimpin Donald Trump itu.

Tak hanya itu, penjualan soundtrack hingga rangkaian tur konsernya membuat para pemainnya mendapat popularitas yang luar biasa.

Pembuatan serial "Glee" disebut terinspirasi dari kisah tentang kelompok paduan suara unik di sebuah sekolah di Ohio.

Serial ini mengangkat tema yang berangkat dari isu sosial dan pernah dialami kaum muda.

Cinta Laura Mengaku Pernah Menjalin Hubungan Asmara dengan Musisi Kenamaan Hollywood, Siapa Dia?

Terlepas dari kesuksesan besarnya, terdapat banyak skandal dan berita duka dari para pemainnya bahkan orang menyebutnya sebagai "kutukan Glee", berikut ini adalah daftarnya:

​​​​​Cory Monteith
 

Aktor Cory Monteith menghadiri penayangan perdana musim kedua serial televisi
Aktor Cory Monteith menghadiri penayangan perdana musim kedua serial televisi "Glee" di studio Paramount, Los Angeles, Amerika Serikat, dalam foto arsip bertanggal 7 September 2010 ini. Pemain serial "Glee" Cory Monteith ditemukan tewas di sebuah hotel di Vancouver, Kanada, Sabtu (13/7) lalu. (REUTERS/Mario Anzuoni/Files ) (REUTERS/Mario Anzuoni/Files)

​​​​​​​Aktor asal Kanada ini memerankan karakter Finn Hudson dalam "Glee".

Cory ditemukan meninggal pada 2013 akibat overdosis obat-obatan terlarang.

Cory telah melakukan rehabilitasi berkali-kali namun tidak pernah benar-benar lepas dari narkoba.

Halaman
1234
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved