Virus Corona Jabodetabek
Dua Pedagang Positif Covid-19, Pasar Bambu Kuning Sunter Agung Ditutup Sementara
Pasar Bambu Kuning yang berada di RW 07 Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, ditutup sementara menyusul adanya temuan dua pedagang yang Covid
Penulis: Junianto Hamonangan |
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Junianto Hamonangan
WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNG PRIOK - Pasar Bambu Kuning yang berada di RW 07 Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, ditutup sementara menyusul adanya temuan dua pedagang yang dinyatakan positif Covid-19.
Pantauan di lokasi, situasi dan kondisi di Pasar Bambu Kuning terpantau sepi.
Tidak ada aktivitas jual-beli di pasar tersebut seiring ditutupnya kios-kios pedagang yang biasanya beroperasi.
• Anies Diminta Jatuhkan Sanksi kepada Pejabat Wilayah yang Lemah Mengedukasi Pencegahan Covid-19
• Periksa 10.000 Spesimen, RS Kartika Pulo Mas Siapkan Kontainer Laboratorium PCR
• Parkir On The Street di Kota Tua Dihapuskan, Ini 3 Lahan Parkir Resmi
Pengelola Pasar Bambu Kuning, Purwanto mengatakan kegiatan rapid test dan swab test massal terhadap 169 pedagang telah dilakukan dan hasilnya ada yang positif Covid-19.
"Minggu kemarin keluar update terbaru, ada dua yang positif. Nah berkaitan dengan itu maka kita lakukan penutupan," kata Purwanto, Selasa (7/7).
Menyikapi kondisi tersebut maka diambil langkah berupa penutupan sementara Pasar Bambu Kuning selama tiga hari ke depan mulai hari Senin (6/7) kemarin hingga Rabu (8/7) besok.
• Sekda Kabupaten Tangerang Intruksikan Para Camat Benahi Stadion Mini yang Tak Terawat
Selama penutupan sementara, pengelola pasar dibantu pengurus RT/RW, dan petugas PPSU setempat akan melakukan penyemprotan cairan disinfektan sekaligus bersih-bersih area pasar.
"Kita bersihkan gorong-gorong bekerja sama dengan PPSU Kelurahan Sunter Agung.
"Setiap hari juga dilakukan penyemprotan disinfektan oleh tim karang taruna," tandas Purwanto.
• Fraksi PDIP DKI Sebut Warga Ekonomi Rendah Cenderung Abaikan Pencegahan Covid-19, Ini Alasannya
Selain itu juga dilakukan fogging di area pasar sebagai upaya pencegahan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD).
Aksi penyemprotan disinfektan dan fogging DBD akan dilakukan rutin selama tiga hari penutupan sementara.
"Karena kan DBD muncul lagi, diharapkan dengan itu aktivitas saluran air bersih dan fogging juga sudah bisa mengantisipasi," ucapnya.
• Heboh, Pengendara Sepeda Motor Terancam Tali Layangan di Bali, Polisi Minta Desa Adat Turun Tangan
Pasar Bambu Kuning akan dibuka kembali pada hari Kamis (9/7) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
Pasar yang ditutup sementara diharapkan dapat membuat langkah penyemprotan disinfektan berjalan efektif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pasar-bambu-kuning-di-rw-07-sunter-agung-tanjung-priok-jakarta-utara-ditutup070720201.jpg)