Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Anies Diminta Jatuhkan Sanksi kepada Pejabat Wilayah yang Lemah Mengedukasi Pencegahan Covid-19

Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menjatuhkan sanksi kepada pejabat yang ada di wilayah

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Joko Supriyanto
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengumumkan perpanjangan PSBB transisi di Balai Kota, Rabu (1/7). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menjatuhkan sanksi kepada pejabat yang ada di wilayah.

Sanksi dijatuhkan bila mereka terbukti lemah mengedukasi masyarakat ekonomi rendah terhadap pencegahan Covid-19 di ibu kota.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak mengatakan, pengerahan petugas lokal seperti lurah, camat dan wali kota sangat membantu.

Kinerja mereka diharapkan tidak kendur hingga akhir tahun atau tepatnya sampai vaksi Covid-19 ditemukan.

“Ketegasan untuk memberi sanksi kepada kepala daerah setempat (lurah, camat dan wali kota) akan membuat mereka bekerja sungguh-sungguh,” kata Gilbert berdasarkan keterangan yang diterima pada Selasa (7/7/2020).

Gilbert mengatakan, kelompok masyarakat menengah dan atas sudah mampu menjaga dirinya terhadap penularan Covid-19.

Contohnya, memakai masker, berjaga jarak, menghindari kerumunan dan rajin mencuci tangan.

Namun kesadaran seperti itu sulit diharapkan tumbuh spontan di kalangan masyarakat bawah karena harus dididik dalam jangka waktu lama.

“Makanya, diperlukan aktif peran pejabat wilayah untuk mengedukasi,” ujar Gilbert yang juga menjabat sebagai anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta ini.

Berdasarkan data yang dia punya, angka reproduksi (Rt) Covid-19 di Jakarta berada di poin 0,99 atau 0,98 (kurang dari 1). Kata dia, besaran angka tersebut sebagai dasar untuk mengatakan Covid-19 sudah terkendali akan membuat masyarakat Jakarta gegabah terhadap penularan Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved