Sabtu, 11 April 2026

Asuransi

Prudential Luncurkan Asuransi Kesehatan Murni PRUSolusi Sehat, Harga Terjangkau Manfaat Komplit

“Produk ini juga menghadirkan berbagai kemudahan tambahan dalam registrasi dan administrasi rawat inap di seluruh rumah sakit..."

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Fred Mahatma TIS
Istimewa
Flyer asuransi kesehatan murni PRUSolusi Sehat yang diluncurkan Prudential Indonesia. Asuransi ini menawarkan perlindungan kesehatan bagi keluarga Indonesia terhadap risiko rawat inap sesuai tagihan rumah sakit untuk manfaat tertentu. 

PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah menawarkan perlindungan kesehatan bagi keluarga Indonesia terhadap risiko rawat inap sesuai tagihan rumah sakit untuk manfaat tertentu.

“Di masa mendatang, nasabah juga dapat meng-upgrade polis mereka guna mendapatkan tambahan manfaat yang makin menyeluruh, termasuk investasi...”

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Prudential Indonesia meluncurkan PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah, yakni asuransi kesehatan murni tanpa komponen investasi yang dapat menjangkau masyarakat lebih luas dalam menghadapi tantangan kesehatan serta dampak finansial yang mungkin ditimbulkan.

President Director Prudential Indonesia Jens Reisch menjelaskan bahwa hadirnya PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah sebagai solusi asuransi kesehatan murni yang terjangkau dan terfokus pada perlindungan kesehatan.

“Di masa mendatang, nasabah juga dapat meng-upgrade polis mereka guna mendapatkan tambahan manfaat yang makin menyeluruh, termasuk investasi,” ujar Jens dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7/2020).

Milenial Dominasi Pembelian Asuransi Astra Life via ilovelife.co.id, Nasabah Luar Jakarta Meningkat

Allianz eAZy Cover, Pemasaran dan Pembelian Asuransi Allianz Life secara Digital

Menurut Jens, PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah menawarkan perlindungan kesehatan bagi keluarga Indonesia terhadap risiko rawat inap sesuai tagihan rumah sakit untuk manfaat tertentu.

“Produk ini juga menghadirkan berbagai kemudahan tambahan dalam registrasi dan administrasi rawat inap di seluruh rumah sakit yang tergabung dalam jaringan PRUMedical Network,” ungkapnya.

Kini Asuransi AIA Pasarkan Produk PAYDI dengan Tatap Muka Virtual Melalui AIA DigiBuy

Avrist Assurance Raih Premi Rp 3,2 Triliun pada 2019, Asuransi Tradisional Jadi Kontributor Terbesar

Perencanaan keuangan

Dengan adanya pandemi Covid-19, membuat masyarakat harus bijak merencanakan keuangan, terutama untuk mempersiapkan perlindungan kesehatan.

Prof Budi Hidayat, SKM, MPPM, PhD selaku pakar ekonomi dan asuransi kesehatan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia mengatakan, tantangan kesehatan yang kini makin kompleks melahirkan sejumlah risiko sakit.

Prudential Indonesia Pasarkan Produk Unit Link Secara Virtual Selama Masa Pandemi lewat PRUCekatan

Catat Pendapatan Kontribusi Bruto Rp3,7 Triliun, Prudential Pimpin Industri Asuransi Jiwa Syariah

Akibatnya, perencanaan keuangan yang tepat menjadi krusial agar terhindar dari pengeluaran katastropik, yaitu ketika rumah tangga membelanjakan lebih dari 10 persen total pendapatan mereka (diukur dari tingkat konsumsi) untuk perawatan kesehatan.

Pada 2017, misalnya, kejadian belanja katastropik akibat risiko sakit di antara pasien yang butuh layanan rawat inap mencapai 27,9 persen (3,1 juta jiwa).

“Jika tidak disiasati dengan baik, maka pengeluaran katastropik yang merapuhkan kondisi finansial keluarga berpotensi terjadi pada siapa saja, tanpa pandang bulu,” ungkap Budi.

Harga terjangkau, manfaat komplit

Selain itu, riset pada 2015 yang ditujukan bagi para peserta asuransi yang baru saja keluar dari rumah sakit di 6 provinsi (Jakarta, Jawa Timur, NTT, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara) menunjukkan bahwa 18 persen dari 2.728 pasien masih membayar biaya pengobatan dengan uang pribadi mereka (out of pocket).

Oleh karena itu, asuransi kesehatan dengan harga terjangkau dan memiliki manfaat komplit sangat dibutuhkan agar dapat melindungi kestabilan finansial di tengah biaya rumah sakit yang terus meningkat.

“Pada 2019, kenaikan biaya rumah sakit Indonesia diperkirakan meningkat 10,8 persen dari 2018, lebih tinggi dibandingkan beberapa negara Asia lainnya,” ujar Budi.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved