Opini
Sopran yang Terlewat
Prof Ariel Heryanto bertanya kritis, mengapa diskusi "Sains, Agama, Filsafat, Pandemi" hanya menarik kaum laki-laki?
Bekerja di dunia perbankan yang sama sekali baru ini, saya memerlukan usaha yang sangat besar. Usaha tak bisa diukur dalam satuan JOULE.
Sedangkan GAYA tak bisa kita kuantifikasi sebesar X NEWTON. Di dunia ini, satuannya cuma dua: PROFIT atau LOSS. Kalau satuannya PROFIT, baru kita bisa GAYA.
Lalu, Newton bagaimana nasibnya?
Newton? Siapa tuh?
Baca opini Alois Wisnuhardana selengkapnya, klik: Sopran yang Terlewat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kredit-multiguna.jpg)