Virus Corona Jabodetabek

Provinsi Banten Lepas dari 10 Besar Kasus Virus Corona Nasional, Ini Penjelasan Wahidin Halim

Data dari Center Covid-19 Nasional, Selasa (30/6/2020), Provinsi Banten telah keluar dari 10 besar Provinsi di Indonesia dalam kasus virus corona.

Istimewa
Gubernur Banten Wahidin Halim 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Data terakhir dari Center Covid-19 Nasional, Selasa (30/6/2020), Provinsi Banten telah keluar dari 10 besar Provinsi di Indonesia dalam kasus virus corona.

Sebelumnya Provinsi Banten berada dalam posisi ke-2 nasional untuk kasus pandemi virus corona atau Covid-19 sejak virus tersebut merebak di Indonesia.

Gubernur Banten Wahidin Halim  menjelaskan, penyebab Banten bisa keluar dari 10 besar itu disebabkan karena penanganan virus corona di wilayahnya.

Misalnya, mulai dari mempersiapkan rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 hingga mempersiapkan RSUD Banten yang sejak awal menjadi rumah sakit rujukan Covid-19.

Ini 4 Fakta Prediksi Wabah Corona Berakhir Juni 2020 Meleset Total Termasuk Penjelasannya

UPDATE Virus Corona Jakarta Bertambah 198 Kasus pada Selasa (30/6/2020), Total Positif 11.278 Kasus

Selain itu, penyediaan tenaga medis, fasilitas kesehatan, penempatan tenaga medis dan didukung penyediaan Laboratorium Kesehatan Daerah Pemprov Banten untuk menguji hasil pemeriksaan virus corona.

Serta, pelaksaanaan rapid test sampai saat ini sudah mencapai 120.000 orang atau 10 persen dari jumlah penduduk Provinsi Banten yang 12 juta jiwa .

Sedangkan pelaksanaan tes swab yang sudah mencapai 28.000 orang.

"Terjadi kecenderungan penurunan, dengan tingkat kesembuhan mencapai 70,6 persen. Tingkat kematian sampai dengan saat ini sekitar 6 persen, dan yang masih dirawat 22,8 persen," kata Wahidi Halim seperti dikutip dari keterangan pers, Rabu (1/7/2020).

Ujicoba Vaksin Corona Baru akan Dilakukan Awal Juni untuk Manusia Dimulai di India

Penutupan Pasar Tanah Abang Blok A Dampak Virus Corona Tunggu Keputusan Perumda Pasar Jaya

Meski demikian, Gubernur Banten itu  mengingatkan bahwa tingkat bahaya  Covid-19 masih tinggi. Banten tidak ingin kecolongan, sehingga harus tetap waspada.

Kewaspadaan terhadap virus corona, misalnya Banten tetap memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) khususnya di wilayah Tangerang Raya hingga tahap kelima.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved