Virus Corona
PESAN Dokter Reisa Bawa Face Shield Saat Naik Angkutan Umum
Dokter Reisa berpesan kepada masyarakat agar membekali diri dengan face shield saat gunakan angkutan umum. Begini penjelasannya.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Masyarakat yang telah kembali bekerja di kantor perlu mengutamakan aman dari Covid-19, khususnya mereka yang menggunakan moda transportasi umum.
Saat menaiki angkutan umum, salah satu piranti yang harus dibawa oleh penumpang angkutan umum adalah face shield atau pelindung wajah.
Menurut Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional dr Reisa Broto Asmoro, penularan virus SARS-CoV-2 masih berlangsung hingga kini.
Gugus Tugas Nasional meminta setiap individu untuk mengutamakan protokol kesehatan untuk mengurangi risiko terpapar virus corona atau Covid-19.
Dalam siaran pers yang diterima Wartakotalive.com dari Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional, pencegahan diri dan perlindungan terhadap sesama dapat dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Puteri Indonesia Pariwisata tahun 2010 ini membagikan tujuh langkah protokol kesehatan bagi calon penumpang kendaraan umum.
Ia mengatakan, pertama, memastikan diri dalam kondisi yang sehat.
• PESAN DOKTER REISA Jangan Lupa Imunisasi
• Ingat Pesan Dokter Reisa Bila Sudah Tak Sabar Ingin Cukur dan Perawatan Wajah
“Jika mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek atau nyeri tenggorokan atau bahkan sesak napas, tetaplah di rumah,” ujarnya saat konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, Rabu (1/7/2020).
Kedua, calon penumpang disarankan menggunakan kendaraan umum yang berpenumpang tebatas apabila benar-benar memerlukan transportasi umum.
Ketiga, calon penumpang wajib menggunakan masker saat melakukan perjalanan dan selama berada di moda transportasi.
“Keempat, menjaga kebersihan tangan dengan sering cuci tangan atau minimal menggunakan hand sanitizer,” lanjutnya.
• Bank DKI Dorong Warga Gunakan Transaksi Cashless Saat Naik Angkutan Umum
• Masyarakat Jakarta Diimbau Gunakan Transaksi Non Tunai saat Naik Angkutan Umum, Ini Manfaatnya
Pada langkah kelima, calon penumpang menghindari untuk menyentuh area wajah, seperti mata hidung dan mulut, terutama kalau tangan kotor.
“Keenam, tetap perhatikan jaga jarak aman minimal satu meter dengan orang lain,” tambah dr. Reisa.
Selanjutnya, ia mengatakan, “Jika kondisi kendaraan umum padat, penerapan jaga jarak sulit diterapkan, penggunaan pelindung wajah atau face shield bersama masker sangat direkomendasikan sebagai perlindungan tambahan.”
Langkah-langkah tersebut sangat beralasan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/dokter-reisa-protokol-angkutan-umum.jpg)