Breaking News:

Novel Baswedan Diteror

Pimpinan KPK Diam Soal Kasus Novel Baswedan, Bambang Widjojanto: Lu Kerja Apa Sebenarnya Cuy?

Pimpinan KPK periode 2011-2015 Bambang Widjojanto kembali mengomentari perkara hukum penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

Kompas.com
Bambang Widjojanto menjadi pembicara dalam peluncuran Anti-Corruption Film Festival (ACFFest) 2015 di Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail, Jakarta, Rabu (11/2/2015). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Pimpinan KPK periode 2011-2015 Bambang Widjojanto kembali mengomentari perkara hukum penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

BW, sapaan akrabnya, menilai kasus tersebut bukanlah kasus biasa dan memiliki keistimewaan.

Ia mengatakan tidak mungkin terdakwa penyerangan dilakukan oleh perwira polisi biasa.

Rekor Angka Kesembuhan Tertinggi Pasien Covid-19 Terjadi di 26 Juni 2020, In Provinsi Penyumbangnya

"Itu tidak mungkin dilakukan oleh seseorang biasa, atau orang per orang atau perwira-perwira biasa," kata BW dalam webinar bertajuk 'Sengkarut Pengungkapan Kasus Penyerangan Novel Baswedan, Kita Bisa Apa?' Sabtu (27/6/2020).

BW juga tidak begitu yakin dengan pengungkapan perkara dan kronologi terhadap kasus itu.

Ia menduga kasus tersebut sengaja diciptakan oleh satu kelompok yang memiliki akses terhadap kekuasaan.

KRONOLOGI Pembakaran Bendera PDIP Versi Korlap, Mengaku Tak Bisa Hentikan Massa

"Ini dilakukan oleh satu kelompok kekuatan yang mempunyai kekuasaan, punya akses kepada kekuasaan."

"Punya akses untuk menentukan bagaimana kronologi itu harus dibangun."

"Dan dia tidak bekerja sendiri, tapi ada yang disebut dengan rantai komando ke atasnya, saya menduga seperti itu," ujarnya.

26 Juni 2020, Kasus Positif Covid-19 di Jawa Timur Salip Jakarta, Aceh Masih di Bawah 70

BW juga menyoroti pimpinan KPK saat ini yang seakan tidak peduli dengan kasus hukum yang dihadapi bawahannya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved