Breaking News:

Tinju

Kisah Muhammad Ali yang Pernah Dicurigai FBI Justru Saat Menjadi Juara Dunia

Petinju legendaris, Muhammad Ali, pernah dicurigai oleh FBI setelah dia berhasil meraih gelar juara dunia untuk pertama kalinya di kelas berat.

NBC News
Muhammad Ali saat berjaya sebagai petinju kelas berat. Namanya melegenda. Dan ternyata ia pernah dicurigai FBI saat jadi juara dunia 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Petinju legendaris, Muhammad Ali, pernah dicurigai oleh FBI setelah dia berhasil meraih gelar juara dunia untuk pertama kalinya di kelas berat.

 Melalui catatan sejarah, publik akan selalu mengenang betapa hebatnya Muhammad Ali tatkala berhasil merebut gelar juara dunia untuk pertama kali dari tangan Sonny Liston.

Pertandingan antara Muhammad Ali—kala itu masih bernama Cassius Clay—dan sang juara kelas berat, Sonny Liston terjadi pada 25 Februari 1964.

Nyanyikan Soundtrack Film KKN di Desa Penari Berjudul Batas, Danilla Riyadi Rela Syuting Bareng Ular

Pandemi Corona Belum Mereda, PSSI Tetap Menanti Kedatangan Pelatih Timnas Shin Tae-yong

Dalam pertandingan di Florida, Amerika Serikat itu, Ali berhasil mengalahkan Liston setelah sang unggulan menyerah setelah ronde keenam dari 15 ronde yang direncanakan.

Kemenangan atas Liston membuat Ali menjadi juara dunia tinju untuk pertama kalinya.

Petinju berjuluk The Greatest tersebut merebut sabuk juara WBC, WBA dan gelar lineal kelas berat yang sebelumnya dipegang oleh Liston.

Pertandingan tersebut menandai awal dari kisah kesuksesan Ali sebagai legenda tinju. Namun begitu, kemenangan atas Liston itu sempat membawa Ali terlibat dalam masalah.

Tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Anak Buah Kapal MV Veendam Bawa Minuman Keras

Biro Investigasi Federal atau FBI mencurigai adanya match fixing alias pengaturan pertandingan dalam laga antara Ali dan Liston.

Kecurigaan itu timbul tatkala karena alasan cedera bahu yang digunakan Sonny Liston untuk mundur dari pertandingan.

Selain itu, FBI juga mencium adanya peran dan campur tangan dari seorang penjudi dari Las Vegas, Ash Resnick.

Pemerintah Kurang Perhatikan Layanan Pendidikan Anak Mantan Narapidana Terorisme

Halaman
12
Editor: Wito Karyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved