Minggu, 26 April 2026

Internasional

Facebook Hapus Puluhan Iklan Donald Trump Mirip Segita Terbalik Merah, Ini Alasannya

Simbol segitiga merah itu tersebar di Facebook dan dibagikan oleh fanpage milik Donald Trump dan Wapres, Mike Pence.

Editor: Mohamad Yusuf
Istimewa
Ilustrasi: Donald Trump 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kampanye Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, di Facebook dinilai melanggar kebijakan pesan bernada kebencian yang terorganisir.

Oleh karena itu, Facebook pada Kamis (18/6/2020) menurunkan postingan dan iklan kampanye Donald Trump.

Iklan itu memperlihatkan segitiga terbalik berwarna merah.

Dikutip dari Reuters melalui Tribunnews, itu merupakan sebuah simbol yang digunakan Nazi untuk mengindentifikasi tahanan politik. 

 Nadiem Izinkan Sekolah Buka Kembali, Namun Harus Penuhi Empat Syarat Ketat ini

 Tiba-Tiba Novel Baswedan Minta Dua Terdakwa Kasusnya, Dibebaskan, Kenapa?

Iklan kampanye itu disertai keterangan yang mengajak untuk menandatangani petisi melawan Antifa, gerakan anti-fasis yang tidak terorganisir.

Presiden Trump dan Jaksa Agung William Barr sudah berulang kali menunjuk Antifa sebagai provokator protes anti-rasisme nasional beberapa pekan lalu. 

Namun keduanya menuduh kelompok Antifa dengan hanya sedikit bukti-bukti.

 Disebut Curi Resep I Am Geprek Bensu, ini Penjelasan Jordi Onsu

 Ditanya UAS Terkait Kasus Novel Baswedan, ini Jawaban Hotman Paris

"Kebijakan kami melarang penggunaan simbol kelompok kebencian yang dilarang untuk mengidentifikasi tahanan politik tanpa konteks yang mengutuk atau membahas simbol itu," kata juru bicara perusahaan Facebook.

Simbol segitiga merah itu tersebar di Facebook dan dibagikan oleh fanpage milik Donald Trump dan Wapres, Mike Pence.

Simbol juga tersebar di iklan-iklan kampanye serta postingan di fanpage 'Team Trump'.

 Viral Foto dr Tirta ke Resto dan Bar, Begini Penjelasan Holywings Indonesia

 Cerita AHY, Pramono Edhie Minta Maaf Sebelum Meninggal dan Bermimpi Bertemu dengan Ani Yudhoyono

 Besok 15 Juni, Ditlantas PMJ Kembali Buka Pelayanan Delapan Gerai SIM, ini Lokasi dan Jadwalnya

"Entah sadar akan sejarah atau makna, bagi kampanye Trump menggunakan simbol, simbol yang praktis identik dengan yang digunakan oleh rezim Nazi untuk mengklasifikasikan tahanan politik di kamp konsentrasi, untuk menyerang lawan-lawannya adalah ofensif dan sangat meresahkan," ujar CEO Anti-Defamation League (ADL), Jonathan Greenblatt.

Di sisi lain, tim kampanye Trump berdalih bahwa simbol itu adalah untuk gerakan lawan Antifa.

"Segitiga merah terbalik adalah simbol yang digunakan oleh Antifa, jadi itu dimasukkan dalam iklan tentang Antifa," kata juru bicara kampanye Trump, Tim Murtaugh.

Dia juga menilai bahwa Facebook sebenarnya juga memiliki simbol segitiga terbalik semacam ini.

Menurutnya perusahaan milik Mark Zuckerberg ini hanya menargetkan iklan milik kampanye Trump saja.

"Gambar itu juga tidak termasuk dalam basis data simbol kebencian Anti-Defamation League," tambah Tim.

Sementara itu, seorang juru bicara ADL mengatakan simbol segitiga di dalam basis datanya bukan salah satu dari simbol sejarah Nazi.

Menurutnya itu merupakan simbol yang biasa digunakan ekstrimis modern dan supremasi kulit putih di Amerika Serikat.

Dia juga mengatakan bahwa ada beberapa antifa yang menggunakan segitiga merah, tetapi itu bukan simbol yang umum digunakan oleh kelompok itu.

Menurut Reuters, ada 88 iklan Trump yang menggunakan simbol segitiga itu dan tersebar di tiga fanpage Facebook.

Iklan dari halaman Trump telah memperoleh setidaknya 800.000 tayangan, menurut Facebook.

Ditanya tentang penghapusan iklan saat sidang Komite Intelijen DPR AS pada Kamis, Kepala Kebijakan Keamanan Facebook, Nathaniel Gleicher mengatakan perusahaan akan konsisten mengambil tindakan yang sama jika simbol tersebut muncul di tempat lain di platform.

Facebook sebelumnya telah menghapus iklan kampanye Trump, termasuk yang melanggar kebijakan perusahaan terhadap informasi yang salah tentang sensus pemerintah.

Sebelumnya iklan kampanye Trump 'Stop Antifa' juga menuai kontroversi di platform Twitter.

Sama halnya dengan Facebook, netizen di Twitter menilai Trump mengutip simbol yang tidak tepat.

"Kami tidak ada hubungannya dengan itu," kata juru bicara Gedung Putih Judd Deere, merujuk masalah iklan dari tim kampanye Trump, dikutip dari VOA.  (Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Penjelasan Facebook Kenapa Hapus Puluhan Iklan Kampanye Donald Trump
Penulis: Ika Nur Cahyani

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved