Virus Corona Jabodetabek
Bertambah Satu Pedagang Pasar Rawa Kerbau Cempaka Putih Terpapar Virus Corona
Bertambah satu pedagang Pasar Rawa Kerbau Cempaka Putih, Jakarta Pusat, yang positif terpapar virus corona atau Covid-19.
Penulis: Joko Supriyanto |
Namun, petugas puskesmas yang melakukan penjemputan tidak mengenakan alat pelindung diri (APD) seperti hazmat.
Petugas hanya mengenakan face shield dan masker.
• Pedagang Pasar Rawa Kerbau Tutup Kios saat Pedagang Terinfeksi Virus Corona Kian Bertambah
• Ada 14 Pedagang Dinyatakan Positif Covid-19, Pasar Rawa Kerbau Ditutup 3 Hari untuk Sterilisasi
Sedangkan pedagang yang diminta untuk menutup lapak dagangannya diminta pulang ke rumah sendiri tanpa diantar menggunakan ambulans.
Pedagang itu pulang ke rumah mengendarai motor berboncengan dengan saudaranya.
Dicky Alsadik mengatakan, pihak puskesmas baru menyampaikan hasil swab test kepada pedagang karena memang hasinya baru keluar hari ini, Rabu (17/6/2020).
"Memang hasil swab test ini baru keluar pagi tadi dan satu orang positif. Kita koordinasi dengan pihak kecamatan untuk sidak, jika berjualan tolong disuruh pulang," kata Dicky.
• Tak Disiplin Aturan Protokol Kesehatan, Pedagang Rawa Kerbau yang Positif Covid-19 Meningkat,
• Hasil Swab Test Massal, 2 Pedagang Pasar Rawa Kerbau Cempaka Putih Positif Virus Corona
Menurut Dicky, saat ini puskesmas sedang melakukan proses pengajuan rujukan ke rumah sakit karena pedagang positif virus corona tersebut sebagai orang tanpa gejala (OTG).
Dia mengatakan akan meminta penjelasan kepada petugas mengapa melakukan penjemputan terhadap pasien positif virus corona tanpa APD lengkap dan tidak diawasi saat kembali ke rumah.
"Karena tadi pagi saya tidak memantau sampai selesai," ucap Dicky Alsadik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pedagang-pasar-rawa-kerbau1176.jpg)