Virus Corona
Apakah Covid-19 Benar-benar Ada? Ini Kata Dokter Reisa
Salah satu pertanyaan yang masuk melalui laman covid19.go.id dan kanal media sosial adalah soal kebenaran keberadaan COVID-19.
“Sejauh ini, kita ketahui ada beberapa jenis Virus Corona yang dapat menyerang manusia."
"Tipe virus-virus tersebut adalah penyebab wabah raya dunia sebelumnya, yang tadi saya sebutkan SARS dan MERS Cov, dan ketiga ini SARS-CoV-2,” jelas Reisa.
COVID-19 yang ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO pada 11 Maret 2020 lalu dapat masuk ke tubuh manusia melalui mukosa mata, hidung, dan mulut.
• Faisal Basri Sebut Pandemi Covid-19 Kini Masuk Fase Baru, Bergeser dari Kota ke Desa
Virus ini menggandakan diri di dalam sel tubuh manusia, terutama di bagian saluran pernapasan bawah, seperti paru-paru.
“Ia (virus) juga mengganggu imunitas atau kekebalan tubuh."
"Dan bagi mereka yang sudah memiliki penyakit penyerta, atau penyakit bawaan, seperti penyakit ginjal, diabetes, darah tinggi, akibatnya dapat menjadi fatal,” papar dokter Reisa.
• UPDATE 16 Juni 2020: RS Wisma Atlet Rawat 610 Pasien Positif Covid-19, RS Pulau Galang 51 Orang
Reisa mengatakan, penyebaran virus dari satu manusia melalui percikan cairan yang berasal dari saluran pernapasan dan mulut.
Seperti, buliran yang keluar saat batuk atau bersin, yang kita sebut sebagai droplets.
Penularan dapat terjadi melalui kontak terhadap droplets tersebut, baik secara kontak langsung dengan orang yang membawa virus atau melalui perantara permukaan yang dipegang oleh orang tersebut.
• Tim Divisi Hukum Polri Sebut Kerusakan Mata Novel Baswedan Bukan Akibat Langsung Perbuatan Terdakwa
Ketika seseorang batuk atau bersin atau saat berbicara pun, virus tersebut dapat keluar bersamaan dengan percikan liur atau cairan hidung.
“Apabila kemudian percikan tersebut tersentuh oleh tangan atau jatuh di permukaan benda yang ada di sekitar orang tersebut, maka besar kemungkinannya dapat menjadi sumber penularan bagi orang lain,” tuturnya.
Upaya pencegahan dengan menerapkan protokol kesehatan sangat penting untuk dilakukan setiap individu.
• KISAH Putra Asli Papua Pertama Jabat Jenderal Bintang Tiga di TNI AD, Pernah Jadi Buruh Aspal Jalan
Penggunaan masker yang baik dan benar sangat dianjurkan, bahkan wajib apabila di ruang publik.
Di samping itu, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, atau dengan cairan pencuci tangan yang mengandung alkohol.
“Paling penting jaga jarak, percikan droplets atau air tersebut bisa mencapai jarak 1 sampai 2 meter."
• Dituding Andre Rosiade Incar Jatah BUMN, Adian Napitupulu: Energinya Berlebih, Awasi PSK Hingga Hati
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/dokter-reisa-broto-asmoro-siaran-update-kasus-covid-19.jpg)