Rabu, 6 Mei 2026

Berita Jakarta

Anies Baswedan Minta ke Erick Thohir Agar Stasiun Jakarta Kota Ditata

Anies meminta agar Stasiun Kota Tua turut ditata oleh perusahaan patungan DKI dan Kementerian BUMN, PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek.

Tayang:
Dok PPID DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Bogor. Ditemani Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Wali Kota Bogor Bima Arya, Kepala BPTJ Polana Pramesti dan Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti, Anies memantau pengerahan 50 bus sekolah gratis untuk mengangkut penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line, dari Stasiun Bogor menuju ibu kota DKI Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANAH ABANG - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengusulkan kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir agar menambah satu stasiun yang akan ditata melalui perusahaan patungan.

Anies meminta agar Stasiun Kota Tua turut ditata oleh perusahaan patungan DKI dan Kementerian BUMN, PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ) pada tahap kedua.

“Nanti akan ada empat lagi yang rencananya ditata, di antaranya Stasiun Manggarai, Tebet, Gondangdia dan Palmerah. Kalau boleh usul, tambah satu lagi sekarang yaitu stasiun Kota Tua,” kata Anies saat peresmian empat stasiun terpadu di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (17/6/2020) siang.

“Jadi nanti ada lima stasiunnya (yang ditata). Ini kelihatannya setiap peresmian ada usulan satu lagi pak,” ujar Anies berkelakar.

Anies lalu mengenang saat DKI dan Kementerian BUMN berencana menata empat stasiun yang sekarang sudah diresmikan.

Awalnya pemerintah berencana menata tiga stasiun namun setelah berkoordinasi lebih lanjut, diputuskan menjadi empat stasiun.

Adapun empat stasiun yang sudah ditata adalah Stasiun Tanah Abang, Stasiun Sudirman, Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Juanda.

“Pak Menteri Erick menyampaikan, 10 Januari ada empat. Pada saat rapat waktu itu ada tiga yang diusulkan, lalu ditambah menjadi empat stasiun yang ditata,” jelasnya.

Karena itu, Anies berharap penataan stasiun kali ini juga ditambah satu lagi sehingga totalnya menjadi lima stasiun.

Anies menginginkan Stasiun Kota Tua dimasukan dalam daftar penataan tahap kedua, karena pemerintah daerah juga melakukan penataan di sekitar Kota Tua.

“Harapannya nanti kita bisa benar-benar mewujudkan fasilitas kendaraan umum massal yang terintegrasi. Karena kita tahu persis bahwa ketika kendaraan umum itu tersedia tapi tidak terintegrasi, maka masyarakat tidak akan menggunakannya dengan optimal. Dan ini hampir tidak mungkin kita bisa kerjakan bila tidak terjadi kolaborasi,” kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu.

Hari Ketiga PSBL, Pemkot Tangerang Gelar Rapid Test di Sejumlah Tempat

Kolam Renang dan Wisata Air di Kota Bekasi Masih Dilarang Beroperasi, Ini Alasannya

Luna Maya Punya Rencana Menikah di Tahun 2020, Siapa Pria Berinisial RM yang Akan Menikahinya?

Terapkan Ganjil Genap, Pasar Induk Kramat Jati Juga Bentuk Satgas Pemantau Protokol Kesehatan

Dalam kesempatan itu, Anies mengungkapkan penataan empat stasiun ini adalah bukti nyata sinergitas antara DKI dengan pemerintah pusat melalui Kementerian BUMN.

Dengan semangat bahu membahu, Anies yakin setiap kebijakan yang diimpikan bakal terlaksana dengan baik.

“Sesuatu yang dulu hanya kita impikan, sekarang menjadi kenyataan. Perbaikan ini adalah bagian dari ikhtiar kita untuk nantinya seluruh wilayah kawasan Jabodetabek, bisa menjadi satu kawasan yang penataan ruangnya terpadu dan penataan transportasi umumnya juga terpadu,” imbuhnya.

Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta Kementerian Perhubungan meresmikan empat stasiun terpadu sekaligus pada Rabu (17/6/2020) siang.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved