Breaking News:

UMKM

Gandeng Lazada, Kemenkop Percepat UMKM Go Marketplace Lewat Program Kakak Asuh, Begini Caranya

“Kami butuh marketplace untuk nampung anak didik kami (pelaku UMKM) guna mangaplikasikan ilmu dalam pemasaran digital...”

Istimewa
Dalam kanal khusus 'Bangga Buatan Indonesia', saat ini Lazada memiliki ribuan sellers produk-produk lokal Indonesia. Lazada digandeng KemenKop UKM untuk kerjasama pelatihan digital marketing bagi pelaku (UMKM) melalui program Kakak Asuh UMKM (KAU). 

Di tahap awal, Lazada Indonesia akan memulai dengan merekrut 100 calon kakak asuh, masing-masing dengan maksimum tiga adik asuh yang akan dibimbing.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemenKop UKM) menggandeng marketplace Lazada untuk kerjasama pelatihan digital marketing bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui program Kakak Asuh UMKM (KAU).

Program ini diselenggarakan melalui penandatanganan komitmen bersama pelatihan digital marketing melalui Program KAU antara Deputi Bidang Pengembangan SDM KemenKopUKM Ir. Arif Rahman Hakim, M.S., Direktur Utama LLP KUKM (SMESCO Indonesia) Leonard Theosabrata, dan Chief Marketing Officer Lazada Indonesia, Monika Rudijono di Jakarta yang dilakukan secara daring, Senin (15/6/2020).

Leonard Theosabrata mengatakan bahwa dibuatnya program KAU ini karena pihaknya melihat ada kebutuhan on boarding (proses penyesuaian UMKM menuju pemasaran digital) UMKM dari para pelaku UMKM untuk bisa masuk ke platform digital.

“Kita perlu juga mendampingi para UMKM, karena membentuk seorang digital marketer tidaklah mudah, apalagi orangnya (pelaku UMKM) baru makanya kita buat dulu program dengan menggandeng sejumlah platform di mana mereka memiliki modul-modul pelatihan secara spesifik,” ungkap Leo saat peluncuran program Kakak Asuh UMKM (KAU) secara daring, Senin (15/6/2020).

Menkop dan UMKM Nelayan Kick Off Ekspor Perdana 27 Ton Ikan ke China di Tengah Masa Pandemi Covid-19

UMKM Terimbas Corona, Akumindo Harap Pergub soal Larangan Kantong Plastik Ditunda, Ini Alasannya

Dampingi

Lebih lanjut dikatakan, melalui program KAU, Kemenkop UKM akan mencetak para ahli marketing digital yang akan bertindak sebagai kakak asuh, yang akan mendampingi para pelaku UMKM dalam memanfaatkan marketplace secara lebih efisien.

“Dengan program KAU, kami ingin para UMKM yang menjadi kakak asuh punya empati dan dia harus mengadopsi minimal 3 UMKM yang bisa dibantu on boarding masuk ke platform dan dimapingi dari segi sales dan marketingnya,” sebut Leo.

Hadapi The New Normal, UMKM Harus Fokus ke Digital, Begini Strateginya

Resmi Mendapatkan Lisensi OJK, Taralite Siap Bantu UMKM hingga Rp 500 Juta Hadapi New Normal

Mekanisme

Menurut Monika Rudijono, ada beberapa mekanisme untuk menjadi kakak asuh pada program KAU.

Pertama, calon kakak asuh yang ingin bergabung bisa melakukan pendaftaran melalui link edukukm.id atau bisa juga diakses melalui link lzd.co/kauprogram.

Kedua, setiap calon kakak asuh haruslah seller atau penjual yang pernah mengikuti pelatihan digital marketing di SMESCO atau telah berjualan online di Lazada.

Halaman
123
Penulis: Mochammad Dipa
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved