Virus Corona
IKAPPI Minta Perumda Pasar Jaya Ajak Kelompok Pedagang Terapkan Displin Protokol Kesehatan
IKAPPI menyatakan bahwa perlu ada komunikasi yang intens antara pemerintah dan pedagang agar penerapan protokol dilakukan secara disiplin.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) meminta kepada Perumda Pasar Jaya mengajak kelompok-kelompok pedagang duduk bersama.
Duduk bersama dan bicara dari hati ke hati untuk membicarakan cara agar pedagang menerapkanprotokol kesehatan ini dilakukan secara serius dan merata.
"Saya kira ini perlu ada komunikasi yang intens antara pemerintah dan pedagang agar penerapan protokol dilakukan secara disiplin. Makanya kami minta Perumda Pasar jaya ajak kelompok pedagang untuk berdiskusi," kata Ketua Bidang Infokom DPP IKAPPI, Reynaldi Sarijowan; Kamis (11/6/2020).
• Setelah Ditunda Akibat Wabah Covid-19, Slipknot Dijawalkan Manggung di Indonesia pada Januari 2021
• Menko PMK Bilang Iuran BPJS Kesehatan Seharusnya Rp 137.221 Jika Berdasarkan Hitungan Aktuaria
• Rumah Sakit di Tangerang Bersiap Antisipasi Menghadapi New Normal
• Calon Jemaah Haji yang Batal Berangkat di Kota Depok mau Ambil Pengembalian Dana? ini Syaratnya
Reynaldi menyatakan bahwa hal itu dimintanya, karena 51 pedagang dari 6 pasar di wilayah DKI Jakarta dinyatakan positif covid-19 hingga Kamis pagi ini.
Data tersebut berdasarkan catatan dari Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) melalui hasil tes pemeriksaan swab dari beberapa pedagang di Jakarta.
"Betul, ini data terbaru kami. Untuk langkah selanjutnya kami meminta kepada pemerintah dalam hal ini melalui Perumda Pasar Jaya untuk sosialisasi secara menyeluruh. Bila perlu undang kelompok-kelompok pedagang ini untuk duduk bersama," kata Reynaldi.
Dari 51 pedagang yang positif, terbanyak berada di Pasar Klender Jakarta Timur yang mencapai 20 orang.
Sementara 31 pedagang positif lainnya berasal dari Pasar Mester, Jatinegara 1 orang, Pasar Serdang Kemayoran 9 orang, Pasar Kedip Kebayoran Lama 2 orang, Pasar Rawa Kerbau Cempaka Putih 14 orang, dan Pasar Induk Kramat Jati 5 orang.
Selama ini, Reynaldi menilai bahwa penerapan protokol kesehatan yang dilakukan di pasar-pasar tradisional belum terealisasi secara merata.
• Anies Baswedan Kunjungi Emporium Pluit Jelang Kembali Beroperasinya Mal di Jakarta
• Perumda Pasar Jaya Sebut 52 Pedagang dari Lima Pasar di Jakarta Terinfeksi Covid-19
• HEBOH! Janda Muda Tewas Seusai Ditindih Pria Beristri di Kamar Kontrakan, Begini Kronologisnya
• Jalani Instruksi Gubernur DKI Jakarta, Puskemas Gambir Gelar Swab Test Pedagang di Lima Pasar
Alasannya, karena sosialisasi serta pengawasan yang cukup minim. Ia pun meminta kepada Perumda Pasar Jaya untuk lebih memerhatikan para pedagang khususnya dalam pencegahan covid-19 ini.
"Jadi memang sosialisasinya sangat minim dan perhatiannya sangat minim kepada pasar-pasar, dalam hal ini Perumda Pasar Jaya. Jadi kami minta pada Pasar Jaya kalau bisa pedagang ini diundang lah, duduk bersama untuk bicara protokol kesehatan ini. Dari hati ke hati, supaya kita para pedagang bisa menerapkan ini," ujarnya.
Berita ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul 51 Pedagang Positif Covid-19, IKAPPI Soroti Perumda Pasar Jaya : Kami Minta Bicara dari Hati ke Hati Penulis: Pebby Ade Liana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/140-pedagang-pasar-lontar-jalani-rapid-test-massal.jpg)