Sabtu, 25 April 2026

Transisi PSBB Jakarta

Warung Makan Dekat Perkantoran Buka Lagi di Hari Pertama Perkantoran Beroperasi

Sejak perkantoran di kawasan Thamrin memberlakukan work from home, sejumlah warung makan di sekitar perkantoran terpaksa tutup.

Penulis: Joko Supriyanto |
Warta Kota/Joko Supriyanto
Pusat kuliner BSM Thamrin sudah kembali buka saat perkantoran mulai kembali beraktifitas di tengah PSBB transisi yang diterapkan Pemprov DKI Jakarta, Senin (8/6). 

WARTAKOTALIVE.COM, MENTENG - Sejak perkantoran di kawasan Thamrin memberlakukan work from home, sejumlah warung makan di sekitar perkantoran terpaksa tutup.

Tapi kini, mereka kembali buka menyusul perkantoran mulai beroperasi lagi.

Salah satunya yaitu pusat kuliner BSM Thamrin, Jakarta Pusat.

KKB Papua yang Tembak dan Mutilasi Warga Ternyata Bagian Tokoh Goliat Tabuni, Ini Rekam Jejaknya

Ada 26 Titik Kemacetan Krusial di Kota Tangerang Jelang Diterapkannya New Normal

Penumpang Bus AKAP Wajib Punya SIKM dan Berangkat dari Terminal Terpadu Pulo Gebang, Ini Aturannya

Pusat kuliner BSM Thamrin sudah kembali buka saat perkantoran mulai kembali beraktifitas di tengah PSBB transisi yang diterapkan Pemprov DKI Jakarta, Senin (8/6).
Pusat kuliner BSM Thamrin sudah kembali buka saat perkantoran mulai kembali beraktifitas di tengah PSBB transisi yang diterapkan Pemprov DKI Jakarta, Senin (8/6). (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Pada Senin (8/6), setelah para karyawan kantor mulai bekerja, para pedagang mulai kembali buka dagangannya.

Pantauan Wartakotalive.com terlihat beberapa stand makanan mulai kembali beroperasi normal, beberapa karyawan juga terlihat berdatangan saat jam makan siang.

Lokasi kuliner BSM Thamrin sendiri memang menjadi lokasi kuliner yang paling deket dengan berkantoran, sehingga pembelinya pun para karyawan kantor yang berada di sekitar lokasi.

Terminal Terpadu Pulo Gebang Tetap Berlakukan SIKM hingga Status Bencana Dicabut, Ini Alasannya

Meski terpantau ramai tidak ada papan pengumuman atau informasi apapun yang merapkan aturan jumlah pengunjung hanya 50 persen kapasitas.

Keadaan tersebut bikin banyak karyawan mengabaikan physical distancing, meskipun tidak begitu padat.

Padahal pemilik warung sebenarnya telah membatasi jumlah kursi, namun banyak pengujung yang datang secara rombongan sehingga satu meja bisa lebih dari empat orang.

Stasiun Duri Masih Lengang saat PSBB Transisi

Salah satu pedagang Ayam Geprek, Maya (44) mengatakan jika sejak PSBB dan banyak karyawan kantor yang bekerja dari rumah, membuat beberapa pedagang terpaksa menutup dagangannya.

"Sebagian sih emang ada yang buka ada juga yang tutup. Lebih banyak yang tutup dari pada yang buka," kata Maya di Thamrin, Senin (8/6/2020).

Dikatakan Maya, kebanyakan pedagang yang buka karena tidak punya pilihan lain untuk menambah pemasukan yang ada.

BERITA FOTO: Beginilah Kondisi Terminal Kalideres yang Masih Tertutup untuk Bus AKAP

Seperti halnya dirinya, Maya mengaku tetap membuka dagangannya saat awal PSBB.

Meski tetap membuka dagangannya, Maya mengaku omzet yang didapat turun drastis sebelum terjadi penyebaran virus covid-19 di Indonesia.

Bahkan yang biasanya ia mendapatkan pemasukan Rp 900 ribu per hari, saat pandemi ia hanya mendapatkan Rp 300 ribu.

Ramalan Zodiak Kesehatan Senin 8 Juni 2020 Libra dan Aries Butuh Istirahat, Virgo Pilih Senam

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved