Pemkot Jakut Persiapkan Pembukan Tiga Ruang Terbuka Hijau untuk Publik

Rencananya pembukaan sejumlah RTH itu akan dimulai tanggal 20 dan 21 Juni 2020

istimewa
Petugas menyemprotkan ciran disinfektan sarana yang ada di ruang terbuka hijau di Jakarta Utara 

WARTAKOTALIVE.COM - Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara tengah melakukan berbagai persiapan untuk membuka kembali tiga Ruang Terbuka Hijau (RTH) di masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Ketiga RTH itu yaitu Taman Maju Bersama (TMB) Gorontalo di Tanjung Priok, TMB RW 08 Sunter Jaya di Tanjung Priok, dan Hutan Kota Sukapura di Cilincing.

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara, Putut Widya Martata, mengatakan, pembukaan kembali beberapa RTH itu sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta serta Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta.

Dua Bulan Tak Dapat Penghasilan Pemilik Tenant Sambut Baik Revo Town Mal Bekasi Mulai Buka

PT Angkasa Pura II Kebut Implementasi Pengecekan Dokumen Perjalanan Secara Digital

Pemerintah Kota Bekasi kini Izinkan Panti Pijat Beroperasi, Wali Kota: Terapis Pakai Sarung Tangan

“Rencananya pembukaan sejumlah RTH itu akan dimulai tanggal 20 dan 21 Juni 2020. Pelaksanaannya akan berlangsung hingga empat tahap,” jelas Putut dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2020).

Putut mengatakan tahap pertama, ada tiga RTH yang akan beroperasi di wilayah Jakarta Utara yaitu Taman Maju Bersama (TMB) Gorontalo, TMB RW 08 Sunter Jaya dan Hutan Kota Sukapura.

“Hanya tiga RTH yang siap kita buka dengan protap Covid-19 dan dibatasi jumlah pengunjungnya. Dengan pertimbangan lokasi tersebut telah memiliki kesiapan sarana, prasarana, dan petugas pengamanan,” terangnya.

Jangan Ketinggalan Gerhana Bulan Penumbra yang Muncul 18 Tahun Sekali, Simak Waktu Idealnya

Pedagang yang Menolak Relokasi Tinggal Segelintir, Revitalisasi Pasar Ciputat Ditargetkan Juni Ini

Peduli Covid-19, 100 Perusahaan Raih Indonesia Top Corporate Social Responsibility Of The Year 2020

Putut menambahkan, sebelum taman tersebut dibuka untuk masyarakat pihaknya terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada warga sekitar. Misalnya saja dengan pemasangan spanduk, penyemprotan disinfektan, dan penutupan sebagian pintu masuk.

“Di setiap pintu masuk TMB dan Hutan Kota akan disediakan tempat cuci tangan dan sabun,” ujar Putut. Sedangkan protokol yang diterapkan untuk fasilitas taman di antaranya, jumlah pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas.

Selain itu pengunjung hanya diperuntukan bagi warga setempat, tidak diperbolehkan bagi anak usia 0-9 tahun, ibu hamil dan lansia serta tidak berkerumun lebih dari lima orang.

Penulis: Desy Selviany
Editor: Agus Himawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved