Breaking News:

New Normal

Siapkan Skema Sekolah Kembali Aktif, Para Guru di Bekasi Bakal Jalani rapid Test

Jika kasus covid-19 sudah angka nol pihaknya akan bersurat ke Kemendikbud dan Gubernur Jawa Barat agar bisa kembali dimulainya belajar di sekolah.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Patriot Chandrabhaga, Kota Bekasi, Selasa (2/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI--- Seluruh guru di Kota Bekasi bakal dilakukan rapid test sebelum dimulainya proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan skema belajar di sekolah dimasa new normal.

Selain aturan tata pelaksaan ketika kembali belajar di sekolah, juga akan melakukan rapid test kepada seluruh guru sebelum mulai KMB di sekolah.

"Kita akan rapid test juga guru guru sebelum mulai KBM di sekolah," kata Rahmat, di Stadion Patriot Candrabaga, pada Rabu (3/6/2020).

New Normal Aktivitas Ekonomi Kembali Dibuka, Wali Kota Bekasi: Wajib Perhatikan Protokol Kesehatan

Rahmat menjelaskan protokol kesehatan juga wajib diterapkan dengan ketat pada murid. Seperti memakai masker, jaga jarak dan hand sanitizer.

Di sekolah akan ada pengawasan ketat disebabkan anak-anak butuh bimbingan dalam penerapan protokol kesehatan.

"Ada yang awasi nanti karena anak-anak butuh bimbingan bagaimana dia dipaksa untuk tidak bergerombol, pakai masker banyaklah yang harus disiapkan," imbuh dia.

Proses belajar juga akan dibagi menjadi dua shift sehingga kapasitas ruangan kelas yang dipakai hanya separuh saja.

Waktu proses belajar juga tak boleh terlalu lama dan diminimalkan kontak langsung.

UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia 3 Juni 2020: 8.406 Pasien Sembuh, 28.233 Positif, 1.698 Wafat

Terkait Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) maupun Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang belum mengizinkan aktifitas belajar dilakukan di sekolah.

Rahmat menyebut pihaknya akan mengikuti keputusan itu meskipun sudah siap menggelar belajar di sekolah.

"Intinya kita siap bangat (belajar di sekolah). Kita telah persiapkan semua aturan pelaksanannya. Tapi kita tetap ikut saja kementerian dan gubernur," imbuh Rahmat.

Rahmat menambahkan, jika kasus covid-19 sudah angka nol pihaknya akan bersurat ke Kemendikbud dan Gubernur Jawa Barat agar bisa kembali dimulainya belajar di sekolah.

"Mungkin kita buat surat ke menteri kami sudah siap dari pada nanti mengganggu. Tapikan proses belajar mengajar itu kalau nanti akhir tahun tetep mengikuti proses kementerian engga bisa kita sendirian," papar dia

Kalah di Sidang PTUN, Jokowi dan Menkominfo Dinyatakan Bersalah Telah Blokir Internet di Papua

New Normal di Kota Bekasi

Aktivitas perekonomian di Kota Bekasi mulai aktif kembali pada awal Juni 2020.

Pertokoan dan tempat usaha yang awalnya tutup kini mulai buka kembali dan kembali ramai.

Pembukaan aktifitas perekonomian itu bagian dari penerapan new normal atau tatanan hidup baru.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan diaktifkannya kembali kegiatan ekomoni dalam rangka menyelamatkan masyarakat.

Keselamatan warga bukan hanya dari Covid-19, akan tetapi dari kelaparan akibat ditutupnya kegiatan perekonomian.

 Warga DKI Kaget, Kawasan Stasiun Tanah Abang Jadi Lebih Tertata Setelah Jadi Kawasan TOD

 Tetangga Dirumahkan 14 Hari Tanpa Gaji akibat Postingan Via Vallen soal Adiknya Positif Covid-19

 Wacanakan Masuk Sekolah Awal Tahun 2021, Ridwan Kamil Sebut Kasus Corona Harus Nol Baru ke Sekolah

"Strategi menyesuaikan menyeimbangkan antara pandemi kesehatan dengan ekonomi. Orientasinya harus ke ekonomi orang sakit ekonomi bagus bisa diabiayai kalau sakit ekonominya jelek enggak bisa dibiayai nah oleh karena itu ya dipenyesuaiaan di new normal ini," kata Rahmat, pada Rabu (3/6/2020).

Rahmat menerangkan pihaknya telah mengumpulkan para pemilik usaha dan berkeliling langsung ke mereka terkait pelaksanaan new normal.

"Kita membuka secara bertahap baik berkenaan dengan jasa terus juga berkenaan dengan kesehatan ya, ekonomi dan jasa," ungkap dia.

Rahmat menambahkan meski kegiatan ekonomi dibuka, pembeli dan pemilik usaha wajib memperhatikan protokol kesehatan. Seperti jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan.

 Akibat Larangan Seks untuk Cegah Corona, Pemerintah Inggris Malah Tuai Ejekan

"Sudah ada TNI dan Polri di tempat-tempat itu. Kalau tidak sesuai ya diarahkan oleh mereka," papar dia.

Sebelumnya, Pertokoan di Pasar Proyek Jalan Insinyur Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat kembali ramai aktifitas, pada Rabu (3/6/2020).

Toko-toko yang didominasi penjual elektronik dan emas kembali buka setelah sempat tutup sekitar 2 bulan.

Suasana aktifitas ekonomi di Pasar Proyek tersebut terlihat kembali menggeliat.

Pengamatan Warta Kota, mobil boKs dan bak terbuka pengangkut barang mulai terparkir kembali.

 AMERIKA Diguncang Kerusuhan, Ini Permintaan Adele kepada Penggemar yang Ikut Aksi George Floyd

Sejumlah mobil dan motor milik pembeli juga terparkir di lokasi parkir pinggir jalan tersebut.

Para pekerja terlihat sibuk bongkar muat barang-barang elektronik dari mobil box ke dalam toko.

Ada juga pekerja yanf mengangkut barang kulkas, mesin cuci dan elektronik lain ke atas mobil bak terbuka untuk dikirim ke rumah pembeli.

Lokasi jalan itu juga menjadi padat dan tersendat arus lalu lintasnya karena kembali ramainya aktifitas perekonomian.

Salah seorang pemilik toko Halim (50) mengaku bersyukur diperbolehkan kembali dibuka tokonya.

 Dokter Italia: Virus Corona Sudah Melemah, Namun Bantah Antibiotik Ampuh Sembuhkan Covid-19

Hal itu menyusul pemberlakukan new normal atau tatanan kehidupan baru.

"Bagus bersyukur kita, kemarin pusing juga engga buka," ujar Halim.

Halim menuturkan hampir dua bulan toko elektroniknya tutup akibat larangan pembukaan toko.

Ketika itu pemasukan usahanya tergerus drastis. Ia hanya mengandalkan jualan online maupun mencantumkan nomor telepon di depan tokonya agar pembeli bisa menghubunginya.

"Jadi kita tempel nomor telepon, kalau mau beli elektronik bisa hubungi WA saja. Karena engga semua ngerti belanja online," tutur dia.

 Istiqlal dan Katedral Serta 128 Tempat Ibadah di Jakarta Pusat Disemprot Disinfektan

Halim tak merinci besaran jumlah penurunan pemasukkannya. Akan tetapi mengalami penurunan hingga 70 persen lebih.

"Ya pegawai kita cuman ada dua, bayarannya hitungan harian. Tetap kita kasih tapi dikurangi, kita suruh tiap hari cek toko dan bantuan proses jualan online," papar dia. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved