Virus Corona

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Sebut Herd Immunity Sulit Terjadi di Indonesia karena Alasan Ini

Wacana herd immunity di masa pandemi melalui pemulihan aktivitas masyarakat yang produktif dan aman Covid-19, beredar luas di jejaring sosial.

Dok. BNPB
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat memberikan keterangan di Graha BNPB, Jakarta, Senin (30/3/2020). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Wacana herd immunity di masa pandemi melalui pemulihan aktivitas masyarakat yang produktif dan aman Covid-19, beredar luas di jejaring sosial.

Opini yang dibangun merujuk pada langkah penanganan menuju herd immunity.

Pemerintah melalui Gugus Tugas secara tegas meluruskan tidak ada rencana menerapkan konsep herd immunity.

UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia 2 Juni 2020: 7.935 Pasien Sembuh, 27.549 Positif, 1.663 Wafat

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Nasional Wiku Adisasmito menjelaskan, istilah herd immunity muncul dari bahasa asing.

Istilah ini bermakna kekebalan dalam suatu kelompok atau kawanan.

Dari satu orang yang terinfeksi, menjadi dua, tiga, empat orang, hingga mayoritas atau bahkan seluruh anggota kelompok tersebut memiliki imunitas, itulah herd immunity.

Pemerintah Batalkan Keberangkatan Jemaah Haji, Ini Daftar Besaran BPIH 2020 Reguler per Embarkasi

Herd immunity membutuhkan minimal 70 persen dari populasi untuk terinfeksi, dan akhirnya kebal terhadap virus tersebut.

Wiku mengatakan herd immunity tidak mungkin terjadi dalam konteks Indonesia.

Menurutnya, Indonesia merupakan negara dengan populasi yang besar.

Gugus Tugas: Jangan Tunggu Vaksin Covid-19, Kalau Tahu Caranya Bekerja, Virus Bakal Bingung Sendiri

Populasi yang ada juga menghuni pulau, yang terpisah laut maupun daratan.

Halaman
123
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved